Bumigas Pertanyakan Hasil Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Kode Etik - strategi.id
Nusantara

Bumigas Pertanyakan Hasil Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Strategi.id – Hingga Sabtu (19/1/19), PT Bumigas Energi masih menunggu hasil putusan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Ketua Majelis Arbitrase, Anangga Roosdiono dan Sekretaris Arbitrase, Eko Dwi Prasetiyo di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), Mampang, Jakarta Selatan.

Kuasa Hukum PT Bumigas Energi, Bambang Siswanto mengungkapkan, “Amar putusannya kami belum mengetahui gitu. Justru itu kita surati lagi,”.

Baca Juga : Sebagai Energi Listrik Tambahan, Kalteng dan NTT Gunakan EBT

Bambang menjelaskan, PT Bumigas Energi sebagai pihak pengadu, seharusnya berhak mendapatkan salinan putusan atau laporan hasil pemeriksaan tersebut. Namun menurutnya, respon yang didapat dari BANI justru tidak mendasar.

“Kami selaku masyarakat sangat kecewa dengan jawaban yang bersifat konfidensial. Karena tidak transparan dari BANI,” ujar Bambang kecewa (19/1/19).

Bambang menilai BANI sudah tidak objektif dan profesional. Bambang mengatakan, seharusnya pihak pengadu berhal mendapat pemberitahuan kelanjutan mekanisme pemeriksaan terhadap Anangga dan Eko.

“Kode etik di instansi manapun pasti diberitahukan tindak lanjutnya. Nah di BANI tidak demikian, sehingga kami tak tahu hasil putusannya,” pungkas Bambang.

Ini menjadi tanda tanya besar bagi PT Bumigas Energi. Untuk selanjutnya, PT Bumigas Energi akan mengambil langkah melaporkan kejanggalan tersebut ke Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Pasalnya, Bumigas Energi merupakan anggota Kadin yang ingin mencari keadilan.

Baca Juga : Jokowi “Pentingnya Energi Baru Terbaharukan “

Sayangnya, Kadin tidak memberi tanggapan apapun lewat surat yang dikirim Bumigas. Begitu juga Ketua Kadin Rosan Roeslani bungkam tak memberi penjelasan kepada media soal pengaduan PT Bumigas Eenergi. “Mohon maaf mas, bapak masih full dan besok keluar kota,” kata seorang asisten pribadi Rosan.

Bambang mengklaim telah mendengar informasi dari sumber terpercaya, bahwa disinyalir hasil pemeriksaan kode etik Anangga dan Eko sudah diputus oleh Ketua BANI Husseyn Umar. “Intinya kami mendapat kabar tapi enggak jelas putusannya seperti apa,” ia menuturkan.

Ke depannya, PT Bumigas Energi tetap mengupayakan proses hukum ke BANI meski sudah dua kali melayangkan surat dan tak direspon baik. Bambang mempertanyakan alasan BANI menutupi hasil pemeriksaan terhadap kedua anggotanya.

“Itu hal mencurigakan dan tidak etis. Dia (BANI) bukan lembaga individu. BANI lembaga yang melayani publik. Kami merasa dirugikan,” jelas Bambang.

Terkait permasalahan ini, Ketua Komisi Kehormatan BANI, Garuda Wiko belum bisa dimintai keterangannyan. “Kita enggak bisa buka ke media, karena sifatnya konfidensial atau rahasia,” kata sekretaris Garuda, Lina Sam.

Berikan Komentar

Berikan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Atas