2 Jempol SBY Untuk Prestasi Asian Games 2018 – strategi.id
Nusantara

2 Jempol SBY Untuk Prestasi Asian Games 2018

2 jempol

Strategi.id – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Jokowi untuk kesuksesan kegiatan olahraga Asian Games 2018.

Saya mengucapkan selamat & terima kasih kpd Presiden Jokowi & semua pihak yang telah bekerja keras, sehingga Asian Games 2018 ini sukses besar *SBY*,” kata SBY dikutip dalam akun Twitternya, @SBYudhoyono, Selasa 4 September 2018.

Lebih lanjut, SBY juga memberikan apresiasi 2 jempol bagi prestasi Indonesia. “Prestasi Indonesia dalam Asian Games 2018 ini harus kita syukuri & acungi 2 jempol. Kita semua bangga *SBY*.”

Kemudian, ia juga memberikan dukungan kepada Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Menurutnya, ide ini baik dan perlu didukung semua pihak. Keberhasilan penyelenggaraan dari level Sea Games 2011 sampai Asian Games 2018, menjadi tolak ukur kelayakan Indonesia menjadi tuan rumah ajang setingkat Olimpiade.

Ide Presiden Jokowi untuk mencalonkan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 menurut saya baik & perlu menjadi atensi kita semua *SBY*,” cuitnya lagi.

Untuk itu ekonomi Indonesia 14 tahun ke depan harus tumbuh kuat, karena biaya penyelenggaraan Olimpiade jauh lebih besar *SBY*.

Ia juga membandingkan prestasi SEA Games pada 2011 lalu, saat Ia masih menjabat sebagai Presiden. “Tahun 2011 dulu Indonesia juga sukses besar selenggarakan Sea Games & jadi juara pertama. Setelah itu, kita berjuang & berhasil jadi tuan rumah Asian Games 2018 ini *SBY*.

Saat itu, kegiatan yang juga dilakukan di Jakarta dan Palembang sebagai host city, Indonesia meraih juara umum dengan 182 medali emas, 151 medali perak dan 143 medali perunggu. Total 476 medali di raih Indonesia.

Ada 11 negara yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yaitu Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Timur, dan Vietnam.

Ada 48 cabang olahraga yang dipertandingkan, diantaranya pencak silat, wushu dan masih banyak lagi.

Namun, kegiatan ini tidak terlepas dari kontroversi. Mulai dari kecelakaan, yang mengakibatkan dua orang meninggal, saat final sepakbola, hingga kasus korupsi wisma atlet yang mengundang perhatian besar masyarakat Indonesia.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, merupakan salah satu tokoh kunci dalam kejadian ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top