4 Alasan Smartphone Entry-level Laku Keras - strategi.id
Teknologi

4 Alasan Smartphone Entry-level Laku Keras

strategi.id – Selain faktor harga yang ramah di kantong, rupanya ada faktor lainnya yang membuat smartphone entry level dan mid-range laku keras di pasaran. Apa saja faktor lainnya itu?

ika kita mengunjungi toko resmi yang menjual smartphone atau melihat data dari situs jual beli online, smartphone entry level ataupun mid-range selalu jadi produk yang paling laris. Bayangkan saja, ribuan unit smartphone ini kerap kali ludes dalam hitungan detik.

Tentu saja di benak kita terkadang muncul sebuah pertanyaan, sebenarnya apa yang membuat smartphone entry level dan mid-range bisa begitu laris manis di Indonesia? Apakah hanya karena harganya yang tidak menguras kocek kita, atau lebih dari itu?

baca juga: Beberapa Cara Mengetahui IMEI Smartphone

Penasaran dengan hal itu, kami pun melakukan survey ke sejumlah pengguna gadget yang dekat dengan DroidLime dan mereka juga adalah pembaca setia kami. Tak hanya karena faktor harga, tetapi ada tiga faktor lainnya yang membuat smartphone entry level dan kelas menengah begitu laku keras.

Harga bersahabat

Dari segala aspek yang mempengaruhi kualitas, smartphone entry level ataupun mid-range ditakdirkan berada di bawah smartphone flagship. Namun soal harga, smartphone pada kelas ini bisa dikatakan lebih bersahabat alias tidak menguras kocek yang kita miliki.

Mengingat kondisi ekonomi warga Indonesia yang tak setajir negara-negara maju, smartphone entry level dan mid-range memang jadi santapan yang paling pas. Harga smartphone pada kelas ini sangat rasional, tidak seperti smartphone flagship yang kerap memasang harga tak masuk akal.

Apalagi bagi kalangan mahasiswa atau pelajar, pastinya murah itu lebih menggiurkan. Ya! Harga yang bersahabat jadi faktor utama mengapa smartphone yang berada di entry level dan mid-range begitu laku keras di pasar Indonesia. Jawaban pertama tentunya sudah terpecahkan.

Cocok dengan kebutuhan

Jika kita berbicara mengenai smartphone flagship, tentunya konsumen akan dimanjakan dengan segunduk fitur dan teknologi canggih. Berbeda dengan smartphone entry level dan mid-range, fokusnya lebih memenuhi kebutuhan pengguna.

baca juga: Flightradar24 Aplikasi Pelacak Lokasi Pesawat

Bagi konsumen yang suka berselfie ria, tentunya akan mencari smartphone yang punya kekuatan dengan dukungan kamera depannya. Sementara bagi konsumen yang lebih mementingkan sisi layar, tentunya akan mencari smartphone yang disokong dengan layar kekinian.

Oleh karena itu, smartphone yang berada di lingkungan entry level dan mid-range bisa dikatakan dibuat sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Untuk mereka yang mencari performa, tentu saja akan fokus pada dukungan hardware yang dibenamkan.

Banyak varian

Harus diakui, smartphone yang masuk ke dalam entry level dan mid-range begitu beragam. Wajar, karena pabrikan smartphone tidak butuh biaya besar untuk memproduksi perangkat seperti ini. Terkadang kita bisa melihat, merekae bisa menghadirkan lebih dari lima model dalam setahun.

Banyaknya pilihan smartphone entry level dan mid-range yang dipasarkan, juga tentunya memberi kemudahan bagi konsumen untuk membeli. Bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki dan kebutuhan yang diinginkan.

Upgrade lebih mudah

Teknologi smartphone terus diperbaharui dari waktu ke waktu. Itulah sebabnya, hampir setiap tahunnya, standar spesifikasi smartphone terus mengalami banyak perubahan. Dari tiga alasan yang telah kami sebutkan diatas, menyebabkan proses upgrade menjadi lebih mudah dan cepat.

Namun sekali lagi yang harus diakui, faktor harga yang lebih terjangkau jadi indikasi utama. Dan bagi konsumen yang ingin upgrade pun tidak perlu memakan biaya yang mahal. Meski begitu, kita juga harus paham betul bagimana periode pemakaian smartphone yang masuk ke dalam entry level dan mid-range.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top