Akibat Hoaks Ratna Sarumpaet Batal Kunjungi Chile – strategi.id
Nusantara

Akibat Hoaks Ratna Sarumpaet Batal Kunjungi Chile

Strategi.id - Akhirnya Ratna Sarumpaet Akui Cerita Bohong Soal Penganiayaan Dirinya

strategi.id – Hoaks Ratna Sarumpaet akhirnya berbuah hotel prodeo, pada Kamis (04/05 /2018) malam seharusnya terbang ke Chile. Tiket Turkish Airline sudah di tangan sebelum akhirnya di amankan pihak kepolisian.

Aktivis yang juga seniman teater itu sudah berada di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Ratna Sarumpaet rencananya berangkat pukul 20.00 WIB dengan rute Jakarta-Istambul-Santiago-Sao Paulo.

Akan tetapi, petugas imigrasi membuyarkan rencana perjalanan itu. Bukannya naik ke pesawat, Ratna Sarumpaet justru dibawa ke ruangan kantor imigrasi bandar udara itu.

“Karena ada permintaan pencegahan keberangkatan ke luar negeri dari Polda Metro Jaya tertanggal 4 Oktober, Ditjen Imigrasi mencegah keberangkatannya hari ini,” kata Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno.

Masa pencegahan terhadap Ratna Sarumpaet berlaku untuk periode 20 hari ke depan sejak hari Kamis 4 Oktober 2018.

Selanjutnya, Ratna Sarumpaet dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk tindakan lebih jauh. Demikian dilaporkan Antara.

Polda Metro Jaya menangkap Ratna Sarumpaet diduga terkait pemberitaan tanpa fakta tentang pengeroyokan yang belakangan diakuinya sebagai sebuah kebohongan belaka.

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap Ratna Sarumpaet terkait dugaan penyebaran berita bohong mengenai pengeroyokan itu.

“Sudah tersangka sekarang,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Jerry R Siagian saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis 4 Oktober 2018 malam.

Status tersangka Ratna Sarumpaet ditetapkan usai penyidik memeriksa sejumlah saksi termasuk Rumah Sakit Bedah Bina Estetika Menteng yang menjadi tempat operasi plastik tersebut.

Jerry mengatakan, status hukum Ratna Sarumpaet masih saksi pada Rabu 3 Oktober 2018. Namun, polisi meningkatkan statusnya menjadi tersangka saat aktivis tersebut akan terbang ke Chile, Kamis malam.

Sebelumnya, ramai pemberitaan Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tidak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada 21 September 2018.

Ratna Sarumpaet mengaku dianiaya sejumlah orang usai menghadiri pertemuan internasional bersama dua rekannya, warga negara asing, saat menuju Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.

Akan tetapi, setelah aparat kepolisian menyatakan tidak menemukan fakta, saksi, maupun informasi terkait penganiayaan itu, Ratna Sarumpaet pada Rabu 3 Oktober 2018 memohon maaf lantaran telah menyampaikan kebohongan terkait dengan berita pengeroyokan tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top