Aksi Damai YAPELH “Stop Produk Industri Pencemar Lingkungan Hidup” – strategi.id
Nusantara

Aksi Damai YAPELH “Stop Produk Industri Pencemar Lingkungan Hidup”

strategi.id - Aksi Damai YAPELH “Stop Produk Industri Pencemar Lingkungan Hidup”
strategi.id - Aksi Damai YAPELH “Stop Produk Industri Pencemar Lingkungan Hidup”

Strategi.id – Berpayung kepada uu nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, bahwa aki / battery setelah tidak dipakai dan menjadi aki bekas adalah benda yang berbahaya dan beracun.

Secara peraturan dan perundangan republik indonesia, aki bekas ini dikategorikan sebagai limbah bahan beracun berbahaya (lb3), sehingga harus dan wajib dikelola dengan di-daur ulang secara hati-hati dan dengan prosedur dan metode proses yang benar serta peralatan khusus.

Tanpa proses pengelolaan yang benar, limbah aki bekas akan mengakibatkan dampak kerusakan lingkungan berupa pencemaran tanah, air dan udara yang sangat serius berkepanjangan. Debu dan asap yang dihasilkan sangat berbahaya untuk kesehatan manusia (terutama kecerdasan anak) karena asap dan udara tersebut mengandung timbal dan asam sulfat.

baca juga : YAPELH Laporkan Pemkot Tangsel ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Dari investigasi dan penelitian kami di lapangan kami menemukan dengan bukti yang kuat bahwa PT. Indra Eramulti Logam Industri (IMLI) sebagai pemasok utama perusahaan aki / battery astra, tidak mengolah / mendaur ulang aki bekas sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, berdasarkan informasi dan data yang kami dapatkan, PT. Century Battery Indonesia (CBI) yang merupakan anak perusahaan dari PT. Astra otoparts, Tbk membeli bahan baku timbal batangan dari PT. Indra Eramulti Logam Industri (IMLI) untuk di produksi menjadi aki. Kemudian aki hasil produksi dari PT. CBI di pasok kepada PT. Astra Otoparts, Tbk dengan demikian maka secara langsung maupun tidak langsung PT. Astra Otoparts, Tbk “diduga” telah memberikan dukungan atas proses produksi bahan baku aki yang tidak sesuai dengan undang – undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta peraturan pemerintah no 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah bahan beracun dan berbahaya (b3).

baca juga : Panel Surya Listrik Ramah Lingkungan

Menyikapi hal tersebut diatas, maka kami Yayasan Peduli Lingkungan Hidup (YAPELH) lembaga yang concern dalam advokasi pelestarian lingkungan hidup sejak tahun 2002, menggelar aksi damai “Stop Produk Industri Pencemar Lingkungan Hidup”  dengan issue yang kami angkat “Mr. Presiden, PT. Astra keuntungan dan laba untuk singapura dan hongkong. Sementara limbah, polusi dan penyakitnya buat rakyat indonesia,” serta ;

Menuntut PT. Astra, untuk :

  1. Menghentikan pembuatan aki dengan menggunakan bahan baku aki bekas yang cara pengolahanya tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan ;
  2. Memutuskan hubungan kerjasama dengan semua pemasok / penyuplai bahan baku aki yang menggunakan bahan baku aki bekas yang cara pengolahanya tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan ;
  3. Konsisten dan sungguh-sungguh menjalankan visi perusahaan, yaitu menjadi perusahaan yang mempunyai tanggung jawab sosial serta ramah lingkungan ;
  4. Melaksanakan protokol kyoto mengenai konvensi rangka kerja pbb tentang perubahan iklim (kyoto protocol to the united nations framework convenstion on climate change)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top