Alasan Erick Thohir Menunjuk BTP Sebagai Komut Pertamina - strategi.id
BUMN

Alasan Erick Thohir Menunjuk BTP Sebagai Komut Pertamina

Strategi.id- Alasan Erick Thohir Menunjuk BTP Sebagai Komut Pertamina (foto : twitter ET)
Strategi.id - Alasan Erick Thohir Menunjuk BTP Sebagai Komut Pertamina

Strategi.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menetapkan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menjadi Komisaris Utama (Komut). 

Penunjukan Ahok sebagai Komut Pertamina tersebut atas persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

baca juga : Dicari 1000 Orang Yang Tepat Menjadi Komisaris di 140 BUMN

“Insya Allah saya rasa sudah putus dari beliau (Presiden Joko Widodo selaku ketua Tim Penilai Akhir). Pak Basuki akan menjadi komisaris utama Pertamina,” ujar Erick, di Istana Negara Kemarin, Jumat (22/11/19).

Lantas, apa alasan Jokowi menunjuk Ahok sebagai komisaris utama Pertamina? Erick menjelaskan, Pertamina memiliki tugas berat, misalnya mengurangi impor minyak dan gas.

Erick memberikan pekerjaan rumah (PR) bagi Ahok untuk mengurangi impor migas.

Baca Juga : Pahala Mansury Ditunjuk Menjadi Dirut BTN dan Chandra Hamzah Menjadi Komut

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pertamina (Persero) akan digelar Senin (25/11/19). Agenda rapat itu ialah perubahan dewan komisaris dan direksi perusahaan.

Perubahan pengurus perusahaan ini salah satunya ialah mengangkat Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok sebagai komisaris utama. Setelah diputuskan dalam RUPSLB, maka Ahok sudah langsung bisa bertugas.

Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga mengatakan, Erick mengusulkan Ahok menjadi Komut karena Ahok punya pengalaman yang baik dalam bidang pengawasan.

“Karena Pak Ahok, beliau punya kemampuan pengawasan yang sangat baik. Makanya, diharapkan nanti Pak Ahok bisa melakukan pengawasan kepada teman-teman direksi untuk bisa mempercepat kinerja Pertamina,” katanya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jum’at (22/11/19).

Baca Juga : Komjen Firli Bahuri Terpilih Menjadi Ketua KPK Yang Baru

Mantan Ketua TKN Jokowi Maruf pada Pemilu presiden 2019 mengatakan dalam waktu dekat akan mengundang direktur utama dan komisaris utama dari 30 BUMN. Inti dari pertemuan adalah Erick menginginkan soliditas di dalam perusahaan pelat merah.

“Saya gak mau ada drama-drama di dalam perusahaan. Komut menjelekan dirut, dirut menjelekkan komut. Saya gak mau. Kita rapat bersama. Kalau ada perbedaan, ayo kita duduk karena tidak mungkin direksi berjalan tanpa dukungan komisaris. Komisaris bukan direksi,” kata Erick.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top