Ambroncius Nababan Penuhi Panggil Bareskrim Polri Lebih Awal – strategi.id
Nusantara

Ambroncius Nababan Penuhi Panggil Bareskrim Polri Lebih Awal

Strategi.id - Status Rasis, Ambroncius Nababan dipanggil Bareskrim Polri

Strategi.id – Ambroncius Nababan dipanggil Bareskrim Polri terkait status Facebooknya yang bernada rasis terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Pemanggilan terhadap Ambroncius Nababan (AN) dilakukan pada hari ini, Senin (25/01/21) dengan nomor surat S.Pgl/38/2021/Dittipidsiber. Adapun AN dipanggil dengan status sebagai saksi.

Namun Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin) Ambroncius Nababan yang terlibat kasus ujaran kebencian bernuansa rasialisme terhadap mantan Anggota Komnas HAM Natalius Pigai datang lebih cepat dari jadwal yang ada.

Politisi Hanura ini mendatangi Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Senin (25/1/20) malam.Ambroncius sendiri mengaku dipanggil penyidik Bareskrim untuk pemeriksaan pada Rabu (27/1/20) mendatang.

Sebenarnya, saya seharusnya menghadap dua hari lagi, tetapi karena kami, apalagi saya sebagai Ketum Projamin, saya terpanggil untuk sampaikan bahwa saya ini bertanggung jawab. Saya enggak lari dan tidak akan ingkar dari hukum,” kata Ambroncius saat tiba di Gedung Bareskrim Polri.

Terduga rasisme Ambroncius Nababan telah menghubungi mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Ia meminta maaf atas postingan yang dituding berbau rasisme di akun Facebooknya.Ambroncius mengatakan, ia telah sepakat berdamai dengan Natalius Pigai. Ia mengklaim postingan tersebut hanya bersifat pribadi, bukan menyangkut masyarakat Papua.

“Memang ada pihak terkait yang ingin mendamaikan, saya bilang okelah kita damai. Nggak masalah. Saya siap. Karena tujuan saya tidak ada masalah dengan Pigai,” kata Ambroncius di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/1/20).

Ambroncius menuturkan, postingan yang menyandingkan Pigai dengan gorila tersebut tak bermaksud menyinggung masyarakat Papua. Ia menegaskan, postingan tersebut merupakan konflik pribadinya dengan Natalius.

“Jadi sekarang sudah mulai berkembang jadi rekan-rekan saya melakukan perbuatan rasis sebenarnya nggak ada. Saya bukan rasis. Saya juga diangkat warga Papua, saya juga sebagai anak Papua. Jadi nggak mungkin saya melakukan rasisme kepada suku Papua apalagi ke Natalius Pigai,” ujar Ambroncius.

Tindakan cepat dan tanggap dari Bareskrim Polri terkait aduan masyarakat yang disampaikan kepada Polri melalui Polda Papua Barat dan Bareskrim pada hari kemarin dan hari ini dengan segera langsung dibuatkan surat panggilan terhadap terlapor untuk dimintai keterangan pada hari Rabu (27/01/21).

Sehubungan dengan laporan yang dilayangkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat kepada Polda Papua Barat yang mengecam sikap Ambroncius kepada Natalius dan meminta agar kasus rasis ini dapat diusut sampai tuntas.

“Adapun pernyataan sikap tersebut yakni mengecam keras sikap rasisme yang dilakukan oleh Sdra AN, menuntut kepolisian RI agar bertindak tegas dan cepat menangani persoalan ini dengan memberi hukuman sesuai UU yang berlaku dan memberi tegang waktu sekitar 2 pekan terhitung dari tanggal pembuatan LP,” ucap Kombes Adam Erwindi, Kabid Humas Polda Papua Barat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top