Anak-Anak RPTRA Kapuas dan Green Rengas dikunjungi Pendongeng Tidolit – strategi.id
Nusantara

Anak-Anak RPTRA Kapuas dan Green Rengas dikunjungi Pendongeng Tidolit

Anak-Anak RPTRA Kapuas dan Green Rengas dikunjungi Pendongeng Tidolit
Anak-Anak RPTRA Kapuas dan Green Rengas dikunjungi Pendongeng Tidolit

Strategi.id – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kapuas dan RPTRA Green Rengas Jakarta Utara, Senin (18/3/19) tadi dikunjungi pendongeng dari Tim Dongeng Literasi-Jaringan Anak Nasional (Tidolit-JARANAN).

“Pada kegiatan Story Telling di RPTRA Senin ini, kami mengutus dua pendongeng perempuan inspiratif yang tergabung di Tidolit- JARANAN, yakni Eka Citra Qudus atau Kak Eka dan Mursipah atau Kak Sipah, “kata Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nasional Nanang Djamaludin.

Misinya, menurut konsultan keayahbundaan dan perlindungan anak itu, adalah dalam rangka merangsang dan menumbuhkan minat anak-anak di RPTRA itu untuk berliterasi, terutama membaca buku. Diantaranya melalui produksi cerita-cerita yang dibuat para pendongeng yang dipandang mampu memantik daya gugah, daya pikir, daya imajinasi dan daya kritis anak-anak yang mendengar cerita itu.

Baca Juga : 25 Pendongeng diterjunkan ke 25 RPTRA di Jakarta Utara Maret ini

Pada keaempatan itu Eka mendongeng di RPTRA Kapuas, yang terletak di jalan Sungai Kapuas RT 006 RW 01 Semper Barat, Cilincing. Ia tampil di hadapan 75 anak dari TK Sekarwangi, TK Sejahtera, dan RA Baiturrahman. Sebelum mendongeng ia mengajak anak-anak untuk senam ceria.

“Cerita yang kakak mau sampaikan pada kalian berjudul Membaca Jendela Dunia, ” kata Eka yang mengambil setting cerita kontemporer kepada anak-anak.

Dengan meminjjam karakter figur negeri jiran yang diakrabi anak-anak sebagai tokoh ceritanya, yakni Upin, Ipin, dan Ikhsan, Eka pun bercerita.

Dikisahkan, Upin dan Ipin amat rajin membaca. Lewat kegemarannya membaca itu ia menjadi tahu banyak hal, diantaranya, tentang kota-kota besar di dunia. Diantaranya Kota Tokyo dan Mesir. Sementara Ikhsan tidak senang membaca sehingga dia tidak tahu letak Kota Tokyo berada.

Dalam cerita diketahui Ikhsan pun ingin sekali menjadi seorang koki profesional. Namun lantaran ia tidak suka membaca buku membuat ia selalu gagal membuat kue. Padahal resep membuat kue itu banyak terdapat di buku-buku resep.

Sementara Upin dan Ipin rajin membaca buku, sehingga untuk urusan membuat kue bolu pun keduanya paham dan bisa membuatnya. Dan rasa kue bolu buatannya pun enak.

Ada kejadian menarik saat Eka bercerita. Ternyata ada seorang anak perempuan bernama Hafifah siswi TK Sekarwangi tampil ke depan. Dia mengatakan bahwa ia punya cerita yang dia mau sampaikan kepada anak- anak lainnya.

Baca Juga : Anak-Anak di Tiga RPTRA Jakut Terpana dan Gembira dihibur Pendongeng

Ceritanya itu, menurut Hafifah, berjudul Kancil dan Buaya, yang ia dapat setelah ia membaca buku. Lalu Hafifah pun bercerita dengan amat menggemaskan dan bikin kagum.

Sementara Sipah mendongeng di RPTRA Green Rengas, Jalan Tipar Selatan, Semper Barat, Cilincing. Dengan melibatkan boneka lucunya bernama Ara, siswa-siswi TK Darul Mu’minin asyik berinteraksi dengan Sipah yang membawakan cerita yang seru berjudul “Cerita di Sekolahku”.

Di tengah sesi mendongeng, Sipah mengajak anak-anak melakukan eksperimen sains sederhana tentang udara. Yakni mengembangkan balon tanpa ditiup. Lewat eksperimentasi itu jelas saja acara di RPTRA tersebut pun menjadi tambah seru dan menarik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top