Corong

Antara Tokoh Muda Refly Harun Dan Erick Thohir

Strategi.id – Untuk kali ini saya tertarik membuat catatan kecil tentang kedua anak Muda yang saya anggab sama – sama mempunyai talenta luar biasa. Refly Harun, anak Muda Lahir di Palembang tgl 26 Januari 1970 ini, dapat dikatakan anak Muda beruntung, karna diusia yang relatif Muda dia telah mengantongi Gelar Profesor dan dikenal sebagai Pakar Hukum tata Negara di Republik ini.

Pada tahun 2015, Prof. Refly Harun diangkat sebagai Komisaris Utama PT JASA MARGA (Persero) tbk, sebuah posisi penting salah satu perusahaan BUMN, tentu tidak sedikit orang mengincar posisi tersebut. Refly Harun sukses membawa BUMN tersebut mampu meningkatkan Pertumbuhan EBITDA nya dari tahun ke tahun sejak dia memimpin BUMN tersebut diatas.

Terakhir Pertumbuhan EBITDA PT JASA MARGA (Persero) tbk ditahun 2018 naik mencapai Rp. 2.90 Trilyun, atau tumbuh 10 persen dibanding 2017, walaupun diakui oleh Beliau, suksesi tersebut adalah sukses tim, bukan suksesi individu dirinya.

Didalam penilaian saya; Refly Harun adalah sosok Pakar Hukum Tata Negara yang kritis, objektif dan berimbang dalam setiap memberikan penilaian dan paling penting adalah; Posisi sebagai Komisaris Utama BUMN tidak membuat berubah sikap kritisnya disaat ia harus memberikan penilaian terhadap kebijakan Pemerintah. Namun seiring dengan waktu bergulir, Rafly Harun sang Profesor yang kritis ini dicopot dari posisinya sebagai Komisaris Utama PT JASA MARGA (Persero) tbk.

Berbagai spekulasipun muncul, karna pencopotan itu ditahun Politik, diperkuat dengan berbagai basis argumentasi rasioanl dan objektik yang dibangun oleh Prof. Rafly Harun dalam setiap memberikan penilaian terhadap kebijakan Pemeritah. Sebuah sikap yang patut dicontoh dari seorang anak Muda bernama Profesor Rafly Harun.

Disisi lain; Erick Thohir, Lahir ditahun sama seperti Rafly Harun TH 1970, tgl 30 Mei adalah sosok anak Muda, sukses didunia Bisnis, mambangun Mahaka Group, sebuah Holding Company yang sukses mengantarkan dia pada suksesi besar sehingga dia memiliki Club Inter Milan, salah satu Club sepak bola besar di Dunia.

Erick Thohir telah sukses membuat Publik Indonesia Bangga dan gegap gempita menyambut Pembukaan sekaligus pelaksaan Asian Games 2018, dengan segudang prestasi medali yang diraih oleh kontingen Indonesia, adalah sebuah catatan sejarah tersendiri, hanya saja di Penutupan Asian Games 2018 tidak Se- gegap gempita saat pembukaan, karna nuansa penutupan kurang bernuansa Indonesialis.

Keduanya baik Refly Harun maupun Erick Thohir telah menjadi bagian dari Sejarah Indonesia dalam berlomba membuat Prestasi.

Satu hal yang membuat saya agak kepo (dalam bahasa gaul) kepada keduanya, karna fenomena keduanya terhempas angin Politik di tahun Politik ini, sehingga kedua anak Muda berprestasi itu mengalami “PENODAAN KARIR” tehadap mereka. Satu sisi Refly Harun yang tiba- tiba dicopot tanpa ada alasan yang jelas, terkesan “disapu” karna tidak mau membuat puja puji kepada sang pimpinannya, dalam hal ini Pemerintah Indonesia (Rezim saat ini), disisi lain Erick Thohir yang semestinya dibiarkan tetap independen demi menjaga Profesionalismenya dalam memimpin Dunia Olah Raga Indonesia, ternyata diambil sebagai Ketua Tim Sukses salah satu Pasangan Bakal Calon Presiden – Bakal Calon Wakil Presiden 2019.

Sebuah inseden kecil yang menggelikan dimata saya, walapun keputusan atas keduanya tidak melanggar norma- norma yang ada..

Sekian..!!

Penulis M Husni Mubarok aktif sebagai Tokoh Muda Indonesia

Berikan Komentar

Berikan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 4 =

Atas