Bagaimana Sejarah Harbolnas? Ternyata Ini Pelopornya – strategi.id
Nusantara

Bagaimana Sejarah Harbolnas? Ternyata Ini Pelopornya

Strategi.id - Bagaimana Sejarah Harbolnas? Ternyata Ini Pelopornya

Strategi.id – Harbolnas atau Hari Belanja Online Dunia mulai dirayakan (11/11/18) dan Belanja Online Nasional ( 12/12/18) Tampaknya Harbolnas 2018 akan tambah seru, di tengah tumbuh pesatnya perkembangan online shop di Indonesia.

Sebut saja OLX, Shoope, Tokopedia, Lazada, Bukalapak dan lainnya, menjadikan transaksi online kini makin berkembang. Dirunut dari sejarahnya, Harbolnas dicetuskan pertama kali pada tahun 2012.

Dilansir dari Wikipedia, Harbolnas di Indonesia dicetuskan pertama kali oleh perusahaan-perusahaan e-commerce di Indonesia umumnya mereka yang bergabung di Asosiasi Ecommerce Indonesia (IdeA) yaitu Lazada, Zalora, Blanja, PinkEmma, Berrybenka and Bukalapak.

Tujuannya adalah ingin mengedukasi masyarakat agar mulai terbiasa berbelanja online. Moms tidak perlu takut lagi akan ditipu dan dibohongi karena mereka memberi jaminan.

Selain itu kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan industry e-commerce di tanah air seperti di negara maju lainnya.

Di negara seperti Amerika, Kanada , Inggris, Jerman dan Jepang terkenal sebuah perayaan belanja online yang disebut Cyber Monday dimana para peritel mengadakan promo dan diskon besar setelah Thanksgiving Day (hari libur di Amerika Utara memperingati syukuran panen akhir tahun) untuk menarik konsumen berbelanja online.

Cyber Monday sebenarnya diilhami dari perayaan belanja Black Friday yang dilaksanakan pada hari Jumat setelah Thanksgiving Day. Black Friday identik dengan dimulainya musim belanja Natal.

Selama perayaan hari belanja Black Friday, toko-toko buka lebih lama dan berlomba-lomba menawarkan diskon besar-besaran atau cuci gudang untuk menarik pembeli.

Mengapa disebut Black Friday, karena pada hari tersebut neraca pembukuan mereka berubah dari merah (rugi) menjadi hitam (untung).

Ketika para retailer beroperasi pada bulan Januari – November, kebanyakan mencatat kerugian/negatif dikiaskan tinta merah, kemudian mendapat banyak profit dari penjualan besar ketika menjelang natal dan libur Thankgiving day (Black Friday).

Dalam praktik akuntansi dan keuangan, hal tersebut juga berdampak positif dalam pembuatan laporan tahunan atau annual report.

Kampanye Hari Belanja Online Nasional ini ditujukan untuk mengedukasi masyarakat tentang kemudahan belanja online aman dan nyaman yang bisa dilakukan kapan saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top