Banjir Mengepung Sejumlah Wilayah di Jakarta, Tangerang dan Bekasi - strategi.id
Nusantara

Banjir Mengepung Sejumlah Wilayah di Jakarta, Tangerang dan Bekasi

Strategi.id- Peta banjir di Jabodetabek ( Foto : petabanjir.id)
Strategi.id-Banjir Mengepung Sejumlah Wilayah di Jakarta, Tangerang dan Bekasi ( Foto : petabanjir.id)

Strategi.id- Hujan deras yang terus menerus menguyur Jabodetabek sejak Senin Malam, 24 Februari 2020 hingga pagi ini membuat wilayah Jakarta, Tangerang dan Bekasi dikepung banjir.

Berdasarkan informasi di akun resmi Twitter TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro dan petabanjir.id, banjir dengan ketinggian 30-50 sentimeter merendam beberapa kawasan di wilayah Jakarta.

Baca Juga : Anies; Gubernur Rasa Monas

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, informasi yang diterimanya, lebih dari 200 RW di Ibu Kota terkena dampak banjir.

Ketika disinggung banjir yang sudah berkali-kali terjadi di Jakarta sejak tahun baru 2020, Anies enggan berkomentar banyak.

Anies mengatakan, konsentrasi pihaknya saat ini menangani korban banjir. “Sekarang konsentrasi pada penanganan, cuaca seperti ini masih akan terjadi beberapa waktu ke depan,” ucap Anies saat memantau Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa pagi.

Baca Juga : Siapa Pendamping Bang Zul Sebagai Sekjen di PAN?

Anies menyinggung ramalan BMKG pada Desember 2019 bahwa cuaca ekstrem akan terjadi hingga Maret 2020.

Anies enggan berkomentar lagi ketika ditanya mengenai antisipasi Pemprov DKI menghadapi cuaca ekstrem tersebut. “Cukup,” kata Anies sambil berjalan meninggalkan para wartawan.

Evakuasi Banjir Di PTM Galaxy Bekasi Barat

Tak hanya di Jakarta banjir juga menggenangi sejumlah wilayah di Bekasi. Seperti di daerah Bintara dan harapan baru, Bekasi Barat, air terpantau sudah masuk ke dalam rumah,sekitar pukul 05.00 WIB. Banjir juga meluas hingga ke wilayah Bekasi Selatan di daerah Galaxi tepatnya di Jalan Pulosirih Tengah dan Perumahan Pondok Timur Mas. Sedangkan di Utara Bekasi Pondok Ungu , dan Harapan Indah juga terkena dampak banjir. Kondisi banjir diperparah dengan adanya pemadaman listrik. Diduga listrik sengaja dipadamkan pihak PLN untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat banjir yang melanda.

Baca Juga : Stasus Ketua Dewan Pengarah BPIP Ingin Pancasila Mengisi Ruang -ruang Digital

Sementara dari sejumlah akun Twitter yang menandai akun TMCPoldaMetro, banjir pada Selasa 25 Februari 2020 pagi hari ini terpantau hampir merata di seluruh wilayah Bekasi.

Berdasarkan informasi TMC Polda Metro Jaya, ini beberapa titik banjir di wilayah Jakarta
– Jalan Bulak Barat, Klender, Jakarta Timur, ketinggian 20-50 sentimeter
– Perumahan Taman Semanan Indah, Duri Kosambi, Jakarta Barat, ketinggian 30-40 sentimeter
– Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur, ketinggian 40-50 sentimeter
– RT 009 RW 003 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, ketinggian 30-40 sentimeter
– Jalan Gunung Sahari II, Jakarta Pusat, ketinggian 30-40 sentimeter
– Jalan Sutomo 2, Kebon Pala, Jakarta Timur, ketinggian 30-40 sentimeter
– Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, ketinggian 20-40 sentimeter
– Jalan Swadaya, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, ketinggian 60 sentimeter

Baca Juga : Pancasila VS Pragmatisme Politik Bernegara

Sedangkan di kawasan Bekasi dan Tangerang
– Harapan Indah, Medan Satria, Bekasi, ketinggian 30-40 sentimeter
– Perumahan Bintara Jaya, Bekasi Barat, ketinggian 30-40 sentimeter
– Perumahan Jatimulya Regency, Bekasi, ketinggian 50-60 sentimeter
– Perumahan Mutiara Gading Timur, Bekasi Timur, ketinggian 30-40 sentimeter
– Jalan KH Noer Ali, Bekasi, ketinggian 20-30 sentimeter
– Kampung Buaran Jaya, Harapan Mulya, Bekasi, ketinggian 25-40 sentimeter
– Perumahan Jatiwaringin Asri, Bekasi, ketinggian 60 sentimeter
– Jalan Damar Raya, Bekasi, ketinggian 30-40 sentimeter
– Kompleks Larangan Indah, Ciledug, Tangerang, ketinggian 20-30 sentimeter
– Jalan H Rawit, Ciledug, Tangerang, ketinggian 50-70 sentimeter
– Puri Gading, Jatiwarna, Bekasi, ketinggian 30-50 sentimeter

Perumahan Duta Indah, Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang terdampak banjir besar pascahujan deras sejak Senin 24 Februari malam. Diketahui hujan dengan curah tinggi turun sejak pukul 11 malam dan tak berhenti hingga waktu fajar.

Imbasnya, debit air di aliran sungai di sekitar perumahan tersebut meluap hingga ke jalanan dan menyebabkan banjir. Parahnya, salah satu tanggul kali di dekat pos satpam Jalan Melati 3 jebol.

Baca Juga :Chemistry Gagasan Nadiem Makarim dan Eka Supria Atmaja

Rahardjo warga Duta Indah mengatakan, dia dan keluarga saat 20 tahun lalu pernah merasakan kebanjiran yang parah. Saat itu diakuinya memang tanggul kali belum ditinggikan.

Setelah tanggul diperbaiki, kompleks perumahan tersebut aman dari banjir. Namun sejak hujan deras di awal tahun 2020, perumahan Duta Indah kembali terendam banjir.

“Di Duta Indah ini sebetulnya jarang banjir parah, cuma genangan aja sebentar juga surut.Kecuali yang komplek belakang karena konturnya tapi kalau duta raya dan perumahan kompleks sangat jarang, baru awal tahun kemarin dan hari ini,” keluhnya pasrah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top