Bareskrim Polri Gelar Press Conference Terkait Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang – strategi.id
Nusantara

Bareskrim Polri Gelar Press Conference Terkait Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang

Strategi.id – Direktorat Tindak Pidana Umum, Bareskrim Polri Jakarta, gelar Press Conference bertempat Gedung Awaludin Djamin, Ground Flor (Gedung Bareskrim Polri) Jl. Trunojoyo No. 3 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan, dipimpin oleh Dirpidum Brigjen Herry Rudolf Nahak bersama Karo Penmas Brigjen Dr.Dedi Prasetyo, Selasa, (9/4/19).

Perdagangan manusia merupakan salah satu pelanggaran HAM yang sangat serius dan berat, karena beririsan dengan bentuk pelanggaran HAM lain meliputi perbudakan, penyelundupan, dan eksploitasi manusia.

Baru-baru ini Polri berhasil mengungkap Tindak Pidana Perdagangan Orang Jaringan MAROKO, TURKI, SURIAH dan ARAB SAUDI, ratusan orang berhasil diselamatkan dari jaring kejahatan ini.

Baca juga : TKN Dukung Polri Membrantas Propaganda Delegitimasi Pemilu

Press Conference yang digelar dihadiri oleh para awak media baik media cetak maupun media elektronik ini adalah terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kasus TTPO yang di ungkap oleh bareskim, ini adalah kasus yang terbesar yang pernah diunkap Polri, karena korbannya lebih dari 1.000 Orang.

Berikut nama -nama tersangka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Jaringan Maroko dilakukan oleh tersangka bernama Mutiara binti Muhamad Abas, Farhan bin Abuyarman.

Jaringan Suriah dilakukan oleh tersangka Muhammad Abdul Halim,

Jaringan Turki dilakukan oleh tersangka Erna Rachmawati., salena

Jaringan Arab Saudi dilakukan oleh tersangka Faisal Huseein Saeed, Abdalla Ibrahim Abdalla, Neneng Susilowati.

Pasal yang disangkakan diantaranya, Pasal 4 dan Pasal 10 UU No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO, Pasal 81 UU No 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Imigrasi Indonesia. Pasal 86 urbe itu pasal yang dilanggar ancaman hukuman maksimal 15 tahun untuk UU TPPO dan maksimal 10 tahun UU Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top