BJ Habibie Nilai Kualitas SDM Kunci Kemajuan Bangsa – strategi.id
Infrastruktur

BJ Habibie Nilai Kualitas SDM Kunci Kemajuan Bangsa

Sindonews
sindonews.com

Presiden ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie menegaskan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci kemajuan suatu bangsa, beliau menganggap cita-cita reformasi hingga kini masih belum terwujud. Meski begitu, menurut dia, saat ini Indonesia sudah ada di jalur yang tepat untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Adapun kualitas SDM juga meliputi faktor kesehatan dan perilaku.”Dalam proses pembaharuan SDM, manusia harus sehat, harus dibina perilakunya antara sesama manusia. Tetapi tidak cukup, manusia harus diasah otaknya memalui proses pendidikan,” kata BJ Habibie dalam acara Dialog Nasional: Meningkatkan Inovasi Iptek untuk Mendorong Industri Dalam Negeri, Mewujudkan Ekonomi Pancasila, di Auditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Setelah Pendidikan terpenuhi, Habibie menambahkan SDM juga membutuhkan pembudayaan yang baik dan benar. Pria berusia 81 tahun ini mengatakan keduanya dapat disatukan dengan teknologi untuk menghasilkan produk yang positif.

“Untuk semua itu dibutuhkan teknologi untuk menyatukannya. Supaya nanti menghasilkan produk yang positif,” tandas Habibie.

Habibie menyimpulkan pada saat pelaksanaan proses pembaharuan SDM peran paling penting adalah dari keluarga. “Kita harus perhatikan SDM, dan SDM dimulai pada ibu bapaknya serta keluarga dan lingkungan”.

Habibie berharap ke depan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tanah air lebih meningkat dan dapat diandalkan untuk kemajuan negeri. Menurut Habibie, segala sarana yang dibutuhkan untuk perkembangan SDM itu dapat dikembangkan oleh anak bangsa. Untuk itu, ia berharap ke depan Indonesia bisa menjadi negara produsen dan bukan lagi konsumen.

Untuk memajukan peradaban Indonesia, menurut Habibie, mesti ada 3 elemen penting yang harus diperhatikan. Ketiganya ialah budaya, agama dan kemampuan mengembangkan negara melalui pengetahuan dan teknologi.

“Peradaban itu lah hasil usaha dan kerja sumber daya manusianya agar kualitas kehidupan makin hari makin tinggi dan stabil,” ujar Habibie.

BJ Habibie menjabat sebagai Presiden RI di masa awal reformasi 1998. Dia menggantikan posisi Soeharto pada 21 Mei 1998 usai penguasa Orde Baru tersebut lengser. Habibie melepas jabatannya sebagai Presiden RI pada Oktober 1999 dan digantikan oleh Abdurrahman Wahid atau biasa kita sapa Gus Dur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top