BPIP Teken MoU Dengan UGM dan UIN Untuk Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Pancasila – strategi.id
Nusantara

BPIP Teken MoU Dengan UGM dan UIN Untuk Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Pancasila

Strategi.id -BPIP Teken MoU Dengan UGM dan UIN Untuk Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Pancasila

Strategi.id – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melakukan penandatangnan Memorandum of Understanding (MoU)/Nota Kesepemahaman dengan Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kali Jaga, Yogyakarta. MoU ditandatangi oleh Kepala BPIP, Yudian Wahyudi; Rektor UGM, Panut Mulyono; dan Plt. Rektor UIN Sunan Kali Jaga, Sahiron pada Sabtu (13/6/2020) di Balairung UGM, Yogyakarta.

Penandatanganan MoU itu dihadiri juga perawakilan pejabat eselon I dan eselon II di lingkungan BPIP, serta pejabat di lingkungan Rektorat UGM dan UIN Kali Jaga.

Dalam pidatonya usai melakukan penandatanganan Yudian menyampaikan agar MoU dengan UGM dan UIN Sunan Kali Jaga, bisa ditindaklanjuti karena masyrakat sudah menunggu.

“Bisa ditindaklanjuti, dan dibuat PKS (perjanjian kerjasama) nya mungkin. Karena Masyrakat sudah menunggu. Bisa dikerjakan sesegera mungkin”, ujarnya.

Yudian berharap MoU yang dilakukan, dan kegiatan-kegiatan berdasarkan MoU itu bisa membawa kebaikan bagi Bangsa Indonesia dan Masyrakat dari Sabang sampai Merauke.

Hal senada disampaikan juga dalam pidato sambutan kedua Rektor, UGM dan UIN Sunan Kali Jaga.

“Mudah-mudahan MoU yang kita tandatangani ini, dapat kita isi dengan kegiat-kegiatan yang sudah diterangkan” ucap Panut Mulyana.

Menurutnya, “Pancasila sebagai dasar Negara, harus Kita kuatkan internalisasikan di masyarakat”.

Lebih lanjut Panut mengutarakan di tengah Pandemi Covid-19, nilai Pancasila yakni gotong royong bertumbuh tunggi di masyrakat dalam wujud saling membantu melindungi sesama dan memberikan bantuan bagi mereka yang terdampak Covid-19. Salah satunya bisa dilihat dengan tingginya donasi yang diberikan masyrakat untuk membantu sesamnaya menghadapi Covid 19.

“Namun, bukan berarti semuanya sudah sangat baik, di sana sini masih banyak perlu yang kita kuatkan (Pancasila) masih harus diinternasilnalisasikan”, jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sahiron mengungkapkan Pancasila mendapatkan banyak tantangan dan ujian. Namun, sebagai Bangsa yang cinta perdamaian, kita harus menjaga Pancasila.

“Sama seperti Piagam Madinah, yang menyatukan negara kota bernama Madinah, yang isinya beragam, Pancasila merupakan pemersautu Bangsa Indonesia yang juga beragam”, ternagnya.

Plt. Rektor yang masih berusia muda itu juga mengajak seluruh elemen Bagsa Indonesia untuk mempertahankan Pancasila. Juga dia berharap dari MoU yang ditandatangi, Pancasila bisa dikembangkan dan diterjemahkan sesuai dengan masa kekinian.

BPIP, UGM dan UIN Sunan Kali Jaga bersepakat untuk menjalankan kegiatan-kegiatan, penelitian dan pengembangan Pancasila, serta menginternalisasikan Pancasila kepada masyrakat.

Selain itu, ketiga pihak merasa pentingnya menginformasikan Pancasila ke dalam kebijakan dan peraturan daerah serta dunia bisnis.

Diharapkan Pancasila bisa diwujudkan ke dalam sasaran-sasaran Pembangunan, yang membawa Indonesia menjadi Negara Bangsa yang maju. Juga mewujudkan masyrakat adil dan makmur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top