Bukan Pencitraan! Calon Tunggal Kapolri Pilihan Jokowi Sosok Sederhana dan Rendah Hati - strategi.id
Tokoh

Bukan Pencitraan! Calon Tunggal Kapolri Pilihan Jokowi Sosok Sederhana dan Rendah Hati

Strategi.id - Bukan Pencitraan! Calon Tunggal Kapolri Pilihan Jokowi Sosok Sederhana dan Rendah Hati

Strategi.id – Bosman Mardigu pernah memberikan penilaian kepada dirinya sendiri, bahwa dia sulit untuk dia meiru Presiden Joko(wi) Widodo menjadi sosok Pemimpin yang sederhana dan mudah beradabtasi dengan kesederhanaan lingkungan sekitarnya.

“Pak Jokowi, ada 10 orang gak pakai sepatu, Beliau bisa ikut gak pakai sepatu. Saya gak bisa ngikutin kayak gitu” ujarnya dalam Podcast Deddy Corbuzer yang tayang pada Sabtu (16/01/21).

Mungkin, hal itu juga dirasakan sebagian kecil pejabat yang harus menyesuaikan dengan gaya kepemimpinan Presiden yang terkenal sederhana dan merakyat itu.

Namun, tak sulit bagi Calon Tunggal Kapolri pilihan Presiden, yang sekarang tengah mengemban tugas sebagai Kabareskrim. Sosok Komjen Pol. Listyo Sigit, dalam berbagai kesempatan dan potret dirinya di masa lalu yang sepekan ini tersebar di sejumlah platform media sosial, terlihat pesan kesederhanaan dari Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu.

Kesederhanaan dari Listyo Sigit juga diutarakan oleh Lembaga Strategi Kepolisian Indonesia (Lempkapi), saat dirinya ditunjuk sebagai Kabareskrim setahun silam.

Saat itu (8/12/2019) Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan mengatakan, “Listyo, perwira tinggi muda yang sederhana dengan segudang prestasi. Kesederhanaan Listyo tidak perlu diragukan lagi,”

Bukan sekadar pencitraan, kesederhanaan Listyo Sigit juga coba dijadikan kesadaran kolektif di tubuh Korps Bhayangkara dengan mengeluarkan aturan Larangan Bergaya Hidup Mewah bagi Anggota Polri saat dirinya masih mengemban tugas sebagai Kadiv Propam Mabes Polri.
Selain sederhana, sosok Listyo Sigit juga merupakan salah satu contoh Jendral pembelajar. Semangat belajar itu diceritrakan oleh Guru mantan Kapolda Banteng itu saat dirinya mengenyam pendidikan di bangku SMA.

Pak Suhardi guru Listyo Sigit di SMA 8 Yogyakarta menceritakan kepada wartawan bagaimana Listyo Sigit tak terpengaruh oleh kawan-kawannya saat diajak bolos Ketika taka da guru di kelas.

“Saat itu ada jam kosong, satu kelasnya mau mbolos rame-rame, tapi Mas Listyo ini dan dua orang temannya bersikukuh tetap di kelas,” jelasnya sambil tertawa mengingat masa-masa Kabareskrim menempuh pendidikan di SMA 8 Yogyakarta.

Semangat belajar terus dipegang Listyo Sigit hingga kini. Itu bisa dilihat dengan kerendahan hatinya mengunjungi Para Mantan Kapolri dalam rangka meminta wejangan pascapenunjukan dirinya sebagai Calon Tunggal Kapolri oleh Presiden Jokowi.

Hal ini disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Argo Yuwono yang juga kawan satu leting Calon Tunggal Kapolri pilihan Presiden itu.

“Sebagai anak dan bapak, Pak Sigit meminta dukungan dan wejangan sekaligus silaturahmi kepada mantan Kapolri,” ujarnya pada Sabtu (16/01/21).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top