Capres dan cawapres PKS Mengerucut, Partai Siapkan Logistik - strategi.id
Nusantara

Capres dan cawapres PKS Mengerucut, Partai Siapkan Logistik

Capres dan cawapres PKS Mengerucut, Partai Siapkan Logistik (Foto : PKS.id)

strategi.id Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut, partainya sudah mengerucutkan dua nama untuk kader yang masuk dalam Pilpres 2019 sebagai capres atau cawapres. Hal ini diungkapkan oleh Mahfudz Siddiq saat ditemui di Cikini Jakarta Pusat, Rabu (18/7).

Adapun sempat terjadi perdebatan terkait sembilan nama kader PKS yang masuk dalam bursa Pilpres PKS, salah satunya adalah Anis Matta. Tiba-tiba saja muncul nama Anies Baswedan yang disebut-sebut akan maju dalam Pilpres yang diusung oleh PKS.

Namun, demikian Mahfudz menegaskan, bahwa konflik ini sudah berakhir sejak PKS resmi mengerucutkan dua nama kadernya.

“Kalau persoalan pak Anis Matta itu awalnya ribut karena persoalan dalam capres sembilan itu. Dan saya pikir ribut-ribut mengenai kontestasi capres sudah selesai ketika sudah dikerucutkan menjadi dua nama,” katanya.

“Tapi yang jelas sudah menerima dua nama itu, pimpinan PKS juga sudah membenarkan itu. Ya sudah berarti tidak ada lagi gesek-gesekan di dalam kontestasi capres PKS,” tambahnya.

Mahfudz selanjutnya mengatakan bahwa nama Anies Baswedan tidak ada dalam dua nama yang sudah dikerucutkan. Ini artinya secara jelas Anies tidak akan diusung PKS.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat ini sudah mengerucutkan dua nama yang akan maju dalam bursa calon wakil presiden antara lain Salim Segaf Aljufri dan Ahmad Heryawan. Meski mengisyaratkan akan merapat ke Gerindra, namun ini masih cair hingga 10 Agustus mendatang.

Menurut Politikus PKS Mahfudz Siddiq, ada beberapa kendala yang harus dipikirakan jika bergabung ke Gerindra. Salah satunya adalah masalah keuangan yang dikabarkan sedang menimpa Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra.

“Tinggal satu faktor lagi yang saya enggak bisa konfirmasi, Jokowi logistik sudah no problem. Mungkin situasinya berbeda dengan Prabowo. Ini Pilpres loh. Saya berpikir sangat mungkin isu ini akan dibuka untuk dibicarakan bersama partai koalisi. Untuk poin ini saya tidak punya jawaban, PKS mungkin akan punya kendala di sisi itu,” ujarnya.

Sejauh ini masalah dana kampanye akan menjadi sebuah hal penting untuk dibicarakan. Ini karena Negara tidak secara penuh memberikan dana kampanye, namun partai juga harus memiliki jumlah dana yang tidak sedikit dalam melakukan kampanye. “Mesin partai kan juga penting,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top