Cara Tiongkok Bikin Matahari Buatan – strategi.id
Teknologi

Cara Tiongkok Bikin Matahari Buatan

Cara Tiongkok Bikin Matahari Buatan

Strategi.id – Saat ini, berbagai pembangkit listrik tenaga nuklir di seluruh dunia menggunakan teknik fusi nuklir. Atom uranium dibelah menjadi bagian yang lebih kecil dan menghasilkan energi dari pemecahan tersebut. Hal ini yang juga dilakukan utuk membuat matahari buatan.

Cara untuk mencapai fusi nuklir di Bumi adalah menggunakan apa yang disebut tokamak, sebuah alat yang digunakan untuk mencontoh proses fusi nuklir yang terjadi secara alamiah di Matahari dan bintang untuk menghasilkan energi.

Reaktor Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) yang bisa menghasilkan energi 100 juta derajat Celcius tersebut tingginya 11 meter, dengan diameter 8 meter dan berat sekitar 360.000 kilogram.

Tim peneliti Tiongkok mengatakan, mereka berhasil mencapai suhu 100 juta derajat tersebut dengan menggunakan berbagai teknik baru dalam pemanasan dan pengaturan plasma. Sayangnya, mereka hanya bisa mempertahankan suhu tersebut selama 10 detik.

Menurut Institut Fisika Plasma Tiongkok, apa yang mereka lakukan menunjukkan bukti bahwa pencapaian suhu 100 juta derajat Celcius adalah hal yang mungkin.

Matahari buatan Tiongkok

Tim ilmuwan dari Institut Fisika Plasma Tiongkok mengumumkan minggu ini bahwa plasma dalam proyek penelitian bernama (EAST)—yang disebut “matahari buatan”—telah mencapai 100 juta derajat Celcius. Angka tersebut adalah suhu yang diperlukan untuk mempertahankan fusi.

Matahari buatan tersebut bisa dianggap sebagai titik penting usaha global untuk menghasilkan energi dari proses fusi nuklir. Proses tersebut biasanya hanya terjadi dari Matahari.

Associate Professor Matthew Hole dari Australian National University mengatakan pencapaian Tiongkok tersebut merupakan hal penting dalam perkembangan keilmuan fusi nuklir.

“Manfaatnya sederhana, karena ini akan menjadi sumber produksi energi dalam skala besar, dengan emisi gas rumah kaca nol, dan tidak ada buangan radioaktif sama sekali,” ujat Dr Hole.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top