Debat Kedua Diprediksi Bakal Saling Serang - strategi.id
Nusantara

Debat Kedua Diprediksi Bakal Saling Serang

Strategi.id - Debat Kedua Diprediksi Bakal Saling Serang / foto : Is

Strategi.id – Debat perdana pada Januari lalu, kurang menarik dan greget. Kiranya pada duel diputaran kedua berlangsung sesuai ekspektasi. Publik debat kedua yang berkualitas.

Namun, dengan dihapusnya kisi-kisi soal maka debat kedua diprediksi akan seru.

Memang pangan akan menarik jika diungkit masalah impor 2 juta beras. Bagi saya Jokowi bisa unggul di sektor infrastruktur begitu pula di segmen SDA.

Jokowi saya prediksi akan menang di segmen infrastruktur.

baca juga : Sekjend TRB Serahkan Laporan Kegiatan ke Direktur Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin

Alasannya, sederhana yang mana petahanan mampu membangun 3.432 Km Jalan Nasional dan 941 Km Jalan Tol. Begitu pula pemerintah di bawah kepemimpinan Jokowi, pemerintah telah menguasai 51 persen saham Freeport.

Bagaimana dengan sang petahana menjabarkan akuisisi itu? Menurut hemat saya jika domain ini di sentuh maka keuntungan bagi Jokowi.

Paling tidak Prabowo akan mempertanyakan soal kemahalan jalan tol. Soalnya di Asia Tenggara bahkan Asia jalan tol Indonesia termasuk paling mahal rata-rata tarif tol di Indonesia berkisar Rp 1.300 hingga Rp 1.500/km.

Sementara di negara-negara tetangga, seperti Singapura Rp 778/km, Malaysia Rp 492/km, Thailand dalam kisaran Rp 440/km, Vietnam dalam kisaran Rp 1.200/km, dan Filipina Rp 1.050/km.

baca juga : Jokowi-JK, Moeldoko Ajak Kembangkan ‘Politik Cinta Kasih’

Barangkali, masalah energi akan menarik juga tapi kalau pertanyaan kurang tajam maka debat ini akan sama persis dengan debat perdana. Untuk itu pertanyaan yang diajukan sesuai dengan kebutuhan bangsa.

Bertanya jangan gunakan feeling question tapi rational question. Terus panelis juga harus ada sesi mengajukan pertanyaan jangan seperti debat pertama panelis hanya sebatas pajangan.

Saya sarankan agar dibahas terkait lahan pertanian yang kian sempit yakni tersisa 7,1 juta hektar. Government policy (kebijakan pemerintah) nantinya bagaimana biar kita tetap survive beras.

baca juga : Peta Politik Sumbar di Mata Aznil

Padahal lahan pertanian kita cukup luas. Lahan sawah Indonesia saja pada 2016 mencapai 8,19 juta hektar terdiri 4,78 juta ha merupakan sawah irigasi dan 3,4 juta ha non irigasi. Pada 2012 saja 9,8 juta hektar. Seharusnya industri jangan menggangu lahan pertanian.

Untuk menjadi negara industri, mungkin saja kita belum mampu seperti Jepang, AS, Jerman Korea dan lainnya. Untuk itu sektor pertanian perlu diperkuat.

Publik menanti strategi capres untuk membawa Indonesia menjadi swasembada pangan seperti tahun 1984 silam. Nah! debat ini solusi untuk menjawab strategi dua capres seperti apa?

Debat itu identik dengan adu konsep, adu argumen, adu ide, adu gagasan, adu intelektual bukan adu puisi atau adu domba. Sisi rationalitas yang dikedepankan bukan sisi emosi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top