Fenomena Apa Ini? Anak Jalin Asmara, Yang Heboh Emaknya - strategi.id
Dialektika

Fenomena Apa Ini? Anak Jalin Asmara, Yang Heboh Emaknya

Strategi.id - Fenomena Apa Ini? Anak Jalin Asmara, Yang Heboh Emaknya ( Foto : Ist)

Strategi.id – Era digital adalah era kemajuan teknologi dan informasi. Masa dimana setiap saat kita dapat mengakses informasi dan berita hanya dengan mengakses gawai yang kita miliki. Bisa lewat smartphone, computer tablet, ataupun laptop maupun desktop. Layanan aplikasi media sosial pun sudah beragam macam dan bentuk. Ada Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, TikTok dan aplikasi pesan/ chating lainnya yang menghubungkan dunia dengan individu dan juga antar manusia di belahan dunia manapun.

Begitu halnya dengan gosip yang menjadi materi pembahasan utama Ibu-ibu atau kaum hawa di manapun tempat. Apalagi bila hal tersebut terkait dengan public figure, pejabat, bahkan anak pejabat yang tidak lepas jadi materi pembahasan. Semakin digosok semakin sip, itulah fenomena pembahasan dari mulut ke mulut pada zaman analog dulu sebelum adanya handphone dan aplikasi media sosial yang menjadi alat penghubung informasi di era ini. Sekarang, semua pembahasan apa pun itu masuk ke dalam lingkaran dunia maya. Membuat siapa saja dapat mengakses dan berkomentar bebas, entah itu pihak yang memang berhubungan secara langsung maupun tidak langsung.

Ambil contoh saja dengan berita yang menghangat baru-baru ini. Hubungan percintaan antara anak Presiden Jokowi, Kaesang “Sang Pisang” dengan mantan kekasihnya seorang perempuan berkebangsaan Singapura yang dipacarinya semasa mencari ilmu di negeri Singa tersebut. Tiba-tiba saja jagad media sosial diramaikan oleh postingan seorang Ibu bernama Meilia Lau, yang tak bukan adalah Ibunda dari mantan pacar Kaesang. Ibu dari Felicia Tissue ini membuat postingan melalui akun Instagramnya @meilia_lau, yang mengungkap curahan hati mengenai hubungan sang anak yang kandas dengan Kaesang. Ia menyebut bahwa sebenarnya Kaesang berjanji akan menikahi anaknya pada bulan Desember 2020.

Kisah cinta anak yang dibela Ibunya adalah hal yang wajar tetapi alangkah baiknya bila urusan private tersebut tidaklah diumbar ke publik secara terbuka atau terang-terangan. Apalagi secara langsung menuju pada subyek yang dituduhkan secara online melalui media sosial. Bukan itu saja, sang Ibu juga turut men-tag akun media sosial Presiden Jokowi terkait permasalahan yang dianggapnya sebagai akibat dari sikap tidak bertanggungjawab dari anak bungsu Presiden tersebut.

Kisah cinta anak manusia adalah hubungan antara dua insan yang saling mencoba untuk memahami dan melengkapi satu sama lain.Tak ayal didalam perjalanannya terkadang menemui ketidakcocokan ataupun ketidaksepemahaman pikir dan hal lainnya yang berujung berakhirnya suatu hubungan yang telah terbangun. Bahkan tidak jarang ada yang sudah mengikat janji dalam pertunangan ataupun perkawinan saja masih bisa kandas di tengah jalan.

Janji untuk menikahi anak gadis kesayangan dari Meilia Lau mungkin pernah disampaikan oleh putra bungsu Presiden itu. Tetapi ada cerita atau kisah yang hanya diketahui oleh para pihak yang menjalin asmara tersebut. Yang itupun bukan menjadi ranah publik pada proses perjalanannya diantara mereka. Apalagi setelah ramai aksi serang keluarga Felicia Tissue yang menggegerkan jagad media sosial, akhirnya Kaesang pun angkat bicara dalam wawancara singkatnya. Ia menyatakan bahwa hubungan keduanya telah diselesaikan secara langsung dan bukan untuk menjadi konsumsi publik.
“Itu kan masalah pribadi toh, masalah pribadi ngapain diumbar-umbar, enggak etis,” ujar Kaesang.

Kaesang menngatakan bahwa sudah mengungkapkan keinginannya ke Felicia Tissue. Namun saat itu malahan dia yang dimaki-maki.
“Aku sebenarnya sudah ngomong untuk mengakhiri hubungan itu di pertengahan bulan Januari. Dan di waktu itu juga, aku juga dimaki-maki, tapi yo weslah aku diem aja,” ungkapnya.

Jadi, silahkan publik menilai atas persoalan yang sudah telanjur meramaikan media sosial ini, siapa yang sebenarnya lebih heboh dalam hubungan yang terjadi, sang anak yang saling mencinta ataukah orang tua yang justru jadi lebih ramai?
Semoga dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran, khususnya bagi para kawula muda yang menjalani hubungan dengan pasangannya; bahwa ranah private siapapun itu dia jagalah agar tetap berada pada wilayah yang sepatutnya. Dan yakinlah bahwa hubungan yang dipaksakan tidak akan membawa kebaikan pada akhirnya, karena hanya kedua insan yang akan menjalani dan merasakan kejujuran perasaaan mereka kelak untuk tetap bersama atau saling berpisah.

Penulis Oleh: Ronald Loblobly (Peneliti Strategi Institute).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top