Pemuda Generasi Pelopor “Bukan Provokator” – strategi.id
Dialektika

Pemuda Generasi Pelopor “Bukan Provokator”

Bendera negara

strategi.id – Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya.

Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali” ― Tan Malaka, Madilog

Mahasiswa selalu menjadi bagian dari perjalanan sebuah bangsa. Roda sejarah demokrasi selalu menyertakan mahasiswa sebagai pelopor, penggerak, bahkan sebagai pengambil keputusan. Hal tersebut telah terjadi di berbagai negara di dunia, baik di Timur maupun di Barat.

Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat, Sikap idealisme mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri.

Siapakah Mahasiswa?

Dalam dunia pendidikan di indonesia, Mahasiswa adalah status yang dimiliki orang yang mejalani suatu pembelajaran dalam jenjang yang lebih tinggi melalui teori di bidang kekhususan terutama bagi mereka-mereka yang cukup beruntung untuk dapat masuk perguruan tinggi dan universitas. Namun, yang terpenting arti mahasiswa disini adalah bagaimana mahasiswa mengambil posisi dalam dinamika kehidupan masyarakat dan ikut mewarnai corak kehidupan di dalamnya, karena Mahasiswa adalah “anak kandung” dari masyrakat dan kembali ke massa rakyat.

Apa Peran dan posisi Mahasiswa

Memahami peran dan posisi sebagai mahasiswa merupakan langkah  awal yang harus dipahami oleh seorang mahasiswa, mengingat  posisi mahasiswa dimata masyarakat  yang merupakan kelas menengah yang  masih diuntungkan baik secara ekonomi maupun politik.

Sedangkan peran mahasiswa sendiri sebetulnya dapat dikategorikan menjadi dua. Diantaranya mahasiswa mampu memerankan dirinya sebagai  agent of change dan agent of control.

Agent of change adalah mahasiswa selalu menjadi pelopor dalam setiap gerak perubahan kearah yang lebih baik termasuk dalam persoalan  negara dan massa rakyat

Sedangkan agent of control maksudnya kemampuan mahasiswa dalam mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, isu-isu hangat yang terjadi sekarang.

Memahami peran dan posisi sebagai mahasiswa merupakan langkah  awal yang harus dipahami oleh seorang mahasiswa, mengingat  posisi mahasiswa dimata masyarakat  yang merupakan kelas menengah yang  masih diuntungkan baik secara ekonomi maupun politik.

Maka sudah seharusnya setiap generasi muda untuk selalu menempuh pendidikan dan untuk menuntut ilmu yang setinggi-tingginya karena itu adalah bekal yang sangat penting untuk memajukan sebuah bangsa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top