Gerakan Pramuka Indonesia Diharapkan Bisa Ikuti Perkembangan Zaman – strategi.id
Nusantara

Gerakan Pramuka Indonesia Diharapkan Bisa Ikuti Perkembangan Zaman

Strategi.id - Gerakan Pramuka Indonesia Diharapkan Bisa Ikuti Perkembangan Zaman

Strategi.id – Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono, yang juga sebagai Ketua Pimpinan Saka (Kapimsaka) Kalpataru dan Wanabakti Nasional, mengatakan Gerakan Pramuka harus melakukan revitalisasi agar dapat membentuk insan Pancasila yang tangguh, berakhlak mulia, dan inovatif. Menurutnya, revitalisasi Gerakan Pramuka diperlukan karena tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini berbeda dengan masa lalu.

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka, terutama Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti, di seluruh penjuru Nusantara agar selalu menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, anggota Pramuka merupakan insan Pancasila yang menjaga dasar negara dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Saya titip, masa depan Indonesia, bawalah bangsa kita ke masa kejayaan yang sudah lama kita nantikan,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Jumat (28/12/18).

baca juga : Presiden Ingatkan Perwira TNI-Polri Untuk Ikuti Perkembangan Zaman

Bambang mengatakan hal tersebut saat hadir dalam upacara peringatan HUT Saka Wanabakti ke-35 dan Saka Kalpataru ke-5 di Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (26/12).

Bambang berharap anggota Pramuka terus menjadi generasi yang haus akan prestasi dan karya di bidang apa pun dan mampu membangun bangsa menjadi lebih baik sebagaimana pesan Presiden pada peringatan Hari Pramuka Tahun 2018.

Saat itu Presiden Jokowi mengatakan Pramuka harus dididik bukan hanya bahasa morse, tetapi juga bahasa dan pengetahuan digital, coding, artificial intelligence, advanced roboticinternet of things, dan lainnya.

baca juga : Kapendam XVIII : Perkembangan Teknologi Informasi Tantangan Bersama

Untuk diketahui, Saka Wanabakti lahir 35 tahun yang lalu, tepatnya 19 Desember 1983 di Desa Pid Pid, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, pada saat puncak Pekan Penghijauan Nasional. Sedangkan Saka Kalpataru tercipta pada 5 Desember 2013 pada saat Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kedua saka ini hadir untuk memberikan semangat dan perjuangan yang sejalan dalam membina generasi muda yang cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top