Nusantara

GERTAK Menuntut KPU Membersihkan Dari Caleg Koruptor

Strategi.id - Acara Konfrensi pers yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Tolak Anggota Legislatif Koruptor ( GERTAK )
Strategi.id - Acara Konfrensi pers yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Tolak Anggota Legislatif Koruptor ( GERTAK )

Strategi.id – Acara Konfrensi pers yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Tolak Anggota Legislatif Koruptor ( GERTAK  pada Kamis (2/8/18) di HASANAH FOOD CENTER Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Timur meminta kepada MA untuk menolak gugatan PKPU No. 20 Tahun 2018 dari Caleg Koruptor serta pihak manapun dan rakyat siap mendukung KPU dan MA agar bangsa ini terbebas dari Calon Legislatif Koruptor.

Acara tersebut juga melihat masalah koruptor itu sebagai masalah yang tak kunjung selesai , dari itu rakyat harus cerdas jangan sampai salah memilih Calon Legislatif Koruptor pilihlah Calon Legislatif yang bersih dan punya rekam jejak yang baik yaitu tidak tersangkut kasus korupsi.

Dalam press rilis yang disampaikan mendesak KPU harus tegas mengatakan bahwa KPU menolak Bacaleg eks napi koruptor agar demokrasi tumbuh sehat dan bersih.

KPU harus bebas dari intervensi pihak mana pun biarkan KPU bekerja di atas hukum dan undang – undang dan kami GERTAK hadir untuk mengawal, mengawasi dan mensuport kinerja KPU.

GERTAK sebagai sebuah gerakan mendesak dengan mengeluarkan tiga tuntutan pertama Tolak dan Coret Calon Legislatif Koruptor. Kedua Mendesak KPU untuk me REALESE NAMA-NAMA CALEG KORUPTOR. Ketiga Jalankan PILEG bersih dari CALEG KORUPTOR.

Acara yang dihadiri oleh Himawan Sutanto Caleg DPRD Dapil IV Jaktim (Demokrat) , Edysa Girsang (Eki) Caleg DPR RI Jakarta 3 (Hanura) ,Teguh Margono, SH Caleg DPRD Dapil VIII Jaksel (Hanura) , H. Suryadi Caleg DPRD Dapil IV Jaktim (PKB) ,Zaumi Sirad Caleg DPRD Kota Bandung (PSI) ,Martin Kusuma Caleg DPRI RI Kalbar (PSI)

Ditempat yang sama Edysa Girsang menyampaikan Gerakan yang dilakukan Gertak harus di apresiasi dan diharapkan banyak melibatkan komponen bangsa agar Indonesia kedepan bersih dari penjahat dan koruptor.

Eki sapaan akrab dari Edysah Girsang yang menjadi caleg dari Partai Hanura mengatakan bahwa Semakin banyak komponen bangsa mengawal proses pemilu semakin besar peluang demokrasi semakin sehat. Dan partisipasi publik akan semakin rasional memilih wakilnya.

Ketika ditanya perbedaan suasana dari Pemilu 2019 dengan pemilu pemuli sebelumnya dikatakan Pemilu kali ini jelas jauh berbeda karena pileg dan pilpres berbarengan.

“Artinya kedepannya makin sulit nemisahkan fungsi dewan sebagai kontroling dengan dewan sebagai pendukung.
Disisi lain sistem perhitungan murni diharapkan mampu mengeleminir kecurangan kecurangan di pileg pungkas Eki

Deklarasi dan Konferensi press ini dihadiri juga Dewan Pembina GERTAK Frans Immanuel T.Saragih S.sos , Tohenda
dan Dimas Tri Nugroho sebagai Ketum dan
Sekjend Gertak.

Berikan Komentar

Berikan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − eight =

Atas