Gotong Royong Pemerintah dan Swasta, Hadirkan Negara dalam Perputaran Ekonomi Nasional - strategi.id
Dialektika

Gotong Royong Pemerintah dan Swasta, Hadirkan Negara dalam Perputaran Ekonomi Nasional

Strategi.id - Gotong Royong Pemerintah dan Swasta, Hadirkan Negara dalam Perputaran Ekonomi Nasional

Strategi.id – Minat belanja Indonesia biasanya meningkat jelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran), juga hari raya keagamaan lainnya. Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan pemasukan yang paling dinantikan untuk digunakan berbelanca keperluan hari raya, seperti makanan, baju serta sejumalah perlengkapan baru dalam rangka menyambut hari raya. Jelang atau saat lebaran tiba, biasanya permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa akan meningkat, diikuti oleh tingginya penyediaan barang kebutuhan hari raya.

Namun, permintaan akan menurun apabila tidak ada daya beli dari masyarakat. Dipercayai atau tidak, THR merupakan pendorong kunci terhdap daya beli masyarakat di Indonesia Oleh karena itu penting bagi institusi pemerintah yang didukung oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), untuk memberikan THR bagi aparatur negara (sipil, militer, polisi, dan pegawai BUMN/BUMD). Tujuannya adalah untuk menjaga daya beli masyarakat, yang kemudian akan berdampak pada perputaran roda perekonomian di tengah-tengah pandemi COVID-19 yang belum juga berlalu.

Di tengah situasi sulit seperti sekarang, hanya pemerintah yang memiliki anggaran untuk disalurkan kepada aparatur negara. Aparatur negara juga merupakan komponen dalam masyarakat yang memiliki potensi untuk mendorong daya beli di masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memberikan stimulus berupa THR sebagai upaya mendorong daya beli yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Selain aparatur negara, dukungan dari pihak swasta juga diperlukan dalam menyuntikan stimulus THR guna mendongkrak daya beli masyarakat. Situasi pandemi COVID-19 memang tidak mudah bagi perusahaan swasta nasional maupun asing, tetapi ada juga perusahan-perusahaan yang masih bisa bertahan dan bahkan meraup untung. Bisa dikatakan tak semua perusahaan terdampak pandemic ini. Perusahaan yang tidak terdampak pandemi bahkan mungkin meraup keuntungan, mungkin bisa didorong untuk memberikan THR keapda pegawai atau buruh yang bekerja di bawah naungan perusahaannya.

Gotong royong antar pemerintah dan swasta dalam mendorong daya beli masyarakat sangat diperlukan. Tujuannya untuk menjaga perputaran uang serta roda perekonomian yang memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu merupakan perwujudan nyata dari intisari nilai-nilai Panacasila, yakni gotong royong. Gotong royong tersebut bisa juga dikembangkan menjadi suatu sistem pertahanan kemanan rakyat semesta (Sishankamrata) dalam bidang perekonomian nasional.

Penulis Oleh: Amos Sury’el Tauruy (Pemerhati Ekopolin dan Sosial).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top