Habitus Pancasila di Cigugur Harus Dilestarikan – strategi.id
Nusantara

Habitus Pancasila di Cigugur Harus Dilestarikan

Strategi.id - Pembicara Diskusi Budaya Saren Taun 2018, dari Kiri Sekretaris Wantimpres Yuli, Penjaga Manuskrip Sunda Cigugur R. Ratna GR, Tenaga Ahli BPIP Bob Randelawe)

Strategi.id – Strategi yang disajikan dalam Upacara Saren Taun 2018 dan kontak sosial masyarakat Adat di Desa Cigugur, Kuningan, Jawa Barat menghidupkan Pancasila di era moderen.

Tenaga Ahli Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Bob Randelawe dalam diskusi Kebudayaan Saren Taun 2018, Minggu (2/9/2018) menyatakan penting untuk melestarikan habitat Pancasila yang ada di Cigugur. Bahkan Bob dengan tegas mengatakan bahwa Bung Karno pernah belajar dari Cigugur, khususnya dari Pangeran Madrais yang merupakan Pupuhu (Pemimpin) Adat Sunda di Cigugur.

Bob menambahkan “Nilai-nilai adat yang ada di cini harus dilestarikan. Tapi tidak semua orang bisa bertahan, karena tantangan eksternal. Dan ini adalah perjuangan. Harus dipertahankan untuk membuat Nusantara menjadi lebih berwarna.”

Saat yang bersamaan, Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yuli menyatakan menggali kembali manuskrip kuno akan mendekatkan generasi muda (milenial) saat ini kepada Pancasila.

“Menggali kembali manuskrip-manuskrip kuno untuk mendekatkan generasi muda pada kearifan lokal yang sangat dekat dengan Pancasila” ujar Yuli di Paseban Tri Panca Tunggal, Cigugur (2/9/2018).

“Di Poso, Sumba, Maluku dan daerah-daerah lain di Nusantara memiliki kearifan lokal yang bisa mendekatkan kita kepada Pancasila” tutup Yuli.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top