Hardiknas, Guru Harus Digaji Lebih Dari UMR! - strategi.id
Nusantara

Hardiknas, Guru Harus Digaji Lebih Dari UMR!

Strategi.id - Hardiknas, Guru Harus Digaji Lebih Dari UMR!
Strategi.id - Hardiknas, Guru Harus Digaji Lebih Dari UMR!

Strategi.id – Memperingati hari Pendidikan Nasional, Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Kantor Staf Presiden (KSP), Yanuar Nugroho mengudara bersama RRI Pro 3 membahas mengenai pendidikan Indonesia. Yanuar memberi gambaran bahwa fokus penguatan sektor Pendidikan di masa pemerintahan Jokowi – JK adalah melalui pemekaran akses dan peningkatan mutu pendidikan, kamis (2/5/19).

Baca Juga : Hardiknas, Mendikbud Ingin Terapkan Pendidikan Berbasis Teknologi Digital

Perluasan akses dilakukan melalui pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa/i miskin. Tetapi upaya pemerintah tidak berhenti disitu. Infrastruktur yang menjadi fokus pembangunan pemerintah Jokowi-JK memiliki dampak signifikan pada perluasan akses pendidikan, seperti pembangunan jembatan, jalan, ataupun sampai Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Salah satu PLBN yang menjadi sorotan adalah PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. PLBN ini menjadi sorotan ketika ada video seorang anak yang harus jalan ke sekolah melintasi PLBN dengan menunjukkan paspor.

“Paspor adalah dokumen wajib tapi bukan itu fokusnya. Negara hadir sampai ke perbatasan. PLBN Entikong yang sudah diperbaiki dan dilengkapi dengan segala fasilitas dan pelayanan sehingga anak-anak dapat menuju sekolah dengan nyaman dan aman”, ujar Deputi II KSP yang menangani bidang pendidikan.

Tenaga pendidik dan guru, adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari peningkatan mutu pendidikan. Terkait dengan kebutuhan tenaga pendidik, RRI Pro 3 menyoroti terkait solusi pemerintah dari masalah kekurangan guru dan gaji guru yang rendah. Menurut Yanuar, Indonesia memiliki masalah dalam hal distribusi guru sehingga banyak daerah terpencil, terluar, tertinggal yang kekurangan guru/tenaga pendidik.

Baca Juga : Pendidikan Inklusi Dalam Sistem Pendidikan di Indonesia

“Tapi tahun ini pemerintah akan merekrut 150.000 calon P3K, 100.000 calon PNS yang dilakukan secara bertahap. Rekrutmen ini khususnya untuk guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian”, ujar mantan dosen yang pernah berkarya 14 tahun di University of Manchester ini. Yanuar menegaskan bahwa pemerintah mendukung guru digaji sesuai UMR. Apabila ada temuan di mana guru digaji dibawah UMR, mohon masyarakat melaporkan melalui LAPOR.go.id

Selamat Hari Pendidikan !

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top