Nusantara

Iklan Kampanye Politik Pilpres Dan Caleg di Facebook, Bolehkah?

Iklan Kampanye Politik Pilpres Dan Caleg di Facebook, Bolehkah?

Strategi.id – Memasuki masa kampanye pemilihan umum, tak sedikit politisi dan partai politik yang memanfaatkan platform media sosial, seperti facebook, untuk melakukan iklan kampanye, demi mendongkrak popularitas.

menanggapi ini, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) melalui Peraturan KPU ( PKPU) nomor 20 tahun 2018 tentang pemilu, politisi dan partai politik dipersilahkan kampanye menggunakan media sosial.

Namun, untuk mengantisipasi kampanye bermuatan negatif, peserta pemilu wajib mendaftarkan akun resminya kepada KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini memudahkan KPU dan Bawaslu melakukan pemantauan.

Jika ditemukan konten-konten yang melanggar ketentuan kampanye, maka Bawaslu dan KPU dapat memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pelanggar, juga berpotensi untuk dikenai sanksi Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Inisiatif Facebook

Sebelumnya, Kongres Amerika Serikat mengumumkan lebih dari tiga ribu iklan Facebook yang dibeli agensi yang berhubungan dengan Rusia pada Pemilihan Umum Presiden AS 2016. Pengumuman ini disebutkan kongres sebagai cara Rusia untuk merusak kepentingan Amerika.

Oleh karena itu agar hal ini tidak terjadi di Indonesia, facebook telah membuat panduan kampanye bagi politisi dan partai politik di Indonesia.

Panduan ini tersedia bagi publik dan dapat diakses melalui portal Integritas Pemilihan Umum Facebook Indonesia, yang berisi praktik dalam berinteraksi dengan para pendukung, serta memastikan agar kredibilitas akun dan halaman Facebook terjaga dengan baik.

Berikut rilis dari halaman facebook:

Di Facebook, kami berkomitmen untuk berpartisipasi dalam melindungi dan menjaga integritas proses pemilihan umum di Indonesia dengan memastikan bahwa akun-akun para politisi dan partai politik terjaga aman dan memastikan bahwa orang-orang memiliki akses untuk mendapatkan informasi yang tepercaya dan perspektif yang beragam.

Langkah yang kami ambil antara lain:

  • Menjalankan kampanye iklan Berita Palsu dengan tips cara mendeteksi berita palsu, baik melalui Facebook, iklan cetak di surat kabar lokal, maupun iklan di radio, bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
  • Kami sudah meluncurkan produk pemeriksa fakta pihak-ketiga pada bulan April 2018
  • Melatih staf Badan Pengawas Pemilu dari seluruh Indonesia tentang tips cara mendeteksi berita palsu dan membuat laporan di Facebook/Instagram
  • Mulai mengirimkan email keamanan online kepada admin halaman Politik dan Partai Politik
  • Melatih partai-partai politik tentang fitur dan kiat keselamatan serta keamanan informasi
  • Peluncuran Panduan Facebook untuk Politisi dan Partai Politik, guna mendukung interaksi mereka dengan pengikut dan keamanan informasi
  • Peluncuran Panduan Instagram untuk Politisi dan Partai Politik, guna mendukung interaksi mereka dengan pengikut dan keamanan informasi
  • Peluncuran produk transparansi iklan kami yang memungkinkan orang untuk melihat semua iklan yang dijalankan oleh sebuah Halaman di Facebook, Instagram, dan Messenger

Anda dapat mengunduh Panduan Facebook untuk Politisi dan Partai Politik secara langsung di halaman tersebut.

Berikan Komentar

Berikan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + fourteen =

Atas