In Memoriam 21 Tahun Tewasnya Pahlawan Reformasi - strategi.id
Corong

In Memoriam 21 Tahun Tewasnya Pahlawan Reformasi

Strategi.id – I21 tahun lalu, Sore itu tanggal 12 Mei 1998.
Ketika kita aksi di kampus Tri Sakti, tiba-tiba kita ditembaki.
4 teman kita gugur mati.

Dari sinilah terjadi api rakyat menyala.
Sebuah People Power menumbangkan rejim otoriter dan koruptor bernama Soeharto.

Baca Juga : Wahab Kader Hanura: Jangan Ada Mentri Punya Beban Masa Lalu Dalam Kabinet Jokowi – Amin, Termasuk Wiranto

People power kita bukan lahir dari sakit hati.
Tidak juga karena kalah pemilu sebab kita bukan lah orang politik.
Kita adalah para mahasiswa pada saat itu.
Kita melakukan people power untuk merubah sistem yang bobrok bukan berteriak pemilu curang.

Kalian adalah pahlawan, kawan…!
Mengorbankan nyawa melawan rejim penindas.

Baca Juga : Pengamat Kebijakan Publik Sarbini: Rencana Pemindahan Ibukota Negara Harus Dikaji Mendalam

Melepaskan rakyat dari todongan senjata membungkam suaranya.
Menghajar rejim korup yang merajalela membunuh masa depan rakyat Indonesia.
Menumbangkan rejim yang menganggap negara ini seperti milik nenek moyangnya.
Meruntuhkan rejim penguasa yang pongah bertahta di Istana menindas bangsa Indonesia.

Perjuangan kita tidak sia-sia, kawan….!
Bangsa kita sekarang sudah banyak perubahannya menjadi negara maju yg kita citakan.
Demokrasi kita perjuangkan, sekarang sudah bisa melahirkan presiden dari kalangan rakyat biasa.


Dari sistem pemerintahan berwatak raja yang ongkang-ongkang kaki di singasana, sekarang menjadi watak pemimpim bekerja dan melayani rakyatnya.
Dari belenggu penguasa durjana, sekarang menjadi bangsa yang merdeka atas hak asasinya.
Banyak lagi perubahan lainnya, kawan…!

Doa kami dari sahabat kalian yang masih hidup.
Kami masih meneruskan perjuangan kita melawan pengikut-pengikut dan anak Soeharto serta menantunya yang sekarang ingin menghidupkan kembali Orba.

Baca Juga : Legenda Aktivis ” Bos” Rahman Tolleng

Membasmi koruptor dan benalu merusak kemajuan bangsa kita.
Mencerdaskan rakyat tidak terpesona oleh tipu daya orang busuk bertopeng SARA yang membenturkan antara kita.

Semoga Allah menempatkan kalian ditempat yang baik disisiNya
Aamiin..
Al Fatiah 

#21 Tahun Reformasi

Penulis : Aznil Tan , Aktivis 98 dan Kordinator Poros Benhil

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top