Indonesia Muda: Usir Dan Tangkap Pembawa Pesan Kepihak Berwajib - strategi.id
Corong

Indonesia Muda: Usir Dan Tangkap Pembawa Pesan Kepihak Berwajib

Strategi.id - Indonesia Muda: Usir Dan Tangkap Pembawa Pesan Kepihak Berwajib
Strategi.id - Indonesia Muda: Usir Dan Tangkap Pembawa Pesan Kepihak Berwajib

Strategi.id – Beberapa hari ini sosial media di tanah air dihebohkan kembali dengan beredarnya video “Pembawa Pesan” yang berdurasi 2.11 menit. Sebelumnya video yang sama juga telah beredar dengan “Pembawa Pesan” yang berbeda yang berdurasi 0.38 detik. Tidak hanya video, foto-foto yang menunjukan apa yang dibawa “Pembawa Pesan” memenuhi timeline sosial media.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Indonesia Muda, Lutfi Nasution mengatakan, merujuk UU 7/2017 tentang Pemilu, bahwa apa yang dilakukan oleh ‘Pembawa Pesan” berisi visi, misi, rencana, program, dan citra diri salah satu capres-cawapres tertentu,” katanya, sabtu(23/2/19).

Baca Juga : Relawan Indonesia Muda Himbau Kadernya Cek DPT dan Waspadai DPT SILUMAN

“Itu terindikasi kegiatan yang dilakukan oleh salah satu tim sukses (timses) yang dilakukan secara terorganisir, sistematis, dan massif. Apakah kegiatan tersebut sudah ada surat pemberitahuan ke KPU dan Kepolisian,” tambahnya.

Masih menurut Lutfi, jika tidak ada pemberitahuan berarti melanggar UU Pemilu, dan Bawaslu harus bertindak tegas yaitu dengan menangkap orang-orang “Pembawa Pesan” tersebut.

Dalam dialog yang terekam dalam video antara “Pembawa Pesan” dengan penerima pesan didapatkan perdebatan yang cukup sengit. Penerima Pesan tidak mau menerima pemberian dari “Pembawa Pesan” dan namanya minta dihapus dari daftar penerima pesan.

Dikatakan Lutfi, ini patut dicurigai bahwa ada kemungkinan terjadi kebocoran data kependudukan dari instansi pemerintah yang diberikan kepada tim sukses pasangan Capres-Cawapres tertentu,” jelasnya.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, RT dan RW, untuk menangkap para “Pembawa Pesan” dan menyerahkannya kepihak Kepolisian serta ke Panwascam setempat untuk menanyakan surat pemberitahuan,” tegasnya.

Baca Juga : Indonesia Muda: Membangun Indonesia Tanpa Hutang

“Pilkada 2017 DKI Jakarta yang lalu menjadi pembelajaran yang baik untuk Pilpres 2019 ini. Orang-orang yang membawa bingkisan ditangkapi dan diusir warga, jika si “Pembawa Pesan” marah dan lebih galak, tanyakan terkait surat pemberitahuan kegiatannya,” pungkas Lutfi.

Oleh; Lutfi Nasution, Ketua Umum Indonesia Muda

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top