Ini Harapan Go-Jek soal Tarif Ojol - strategi.id
Nusantara

Ini Harapan Go-Jek soal Tarif Ojol

Strategi.id - Tarif go-jek

Strategi.id – Manajemen Go-Jek belum bisa berkomentar banyak soal tarif ojek online atau biasa disebut ojol. Pemerintah saat ini sedang menyusun aturan terkait dengan ojol di mana di dalamnya juga mengatur soal tarif.

Tapi, Head of Regional Corporate Affairs Go-Jek, Teuku Parvinanda Handriawan berharap, tarif ini menjembatani kepentingan dari pengemudi, pengguna atau masyarakat, serta keberlangsungan industri.

“Kalau menyangkut soal tarif kami menaruh harapan agar pengaturan itu mempertimbangkan mitra pengemudi dan masyarakat selaku pengguna kami. Kalau itu diperhatikan tujuannya untuk keberlangsungan industri, ekosistem juga yang terkait jangka panjang,” katanya kepada wartawan, Kamis (14/3/19)

Baca juga : Tarif Gojek Naik Per Kilometer

Dia melanjutkan, saat ini Go-Jek sendiri memiliki 1,3 juta mitra. Menurutnya, aturan ini tentu akan memberikan dampak yang luas bagi semua pihak yang terlibat pada transportasi online ini.

Teuku berharap, dalam aturan ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, pendapatan para pengemudi juga terjaga.

“Jadi kalau kita bilang pendapatan mitra yang harus dijaga, di sisi lain kebutuhan masyarakat yang harus dijawab. Kita coba cari cara-cara menemukan prinsip ekonomi, ada supply demand bisa ketemu. Kalau itu bisa terjaga, terakomodir harusnya bisa ketemu titik temu,” ungkapnya.

Baca juga : Strategi Sri Mulyani Ciptakan Lebih Banyak Unicorn

Soal usulan tarif aplikator Rp 1.600/km yang disampaikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Teuku tak bisa berkomentar banyak.

“Saya terus terang nggak bisa komentar soal itu, beliau-beliau regulator yang lebih tepat memberikan statmen soal itu,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani enggan memberikan bocoran soal tarif. Tapi, dia menyebut sudah menerima usulan baik dari aplikator maupun para pengemudi atau driver.

“Pengemudi mintanya Rp 3.000/km. Aplikator tarif saat ini, kalaupun ada kenaikan sedikit, ada yang bilang Rp 1.600/km ada yang bilang Rp 1.400/km,” katanya

Berikan Komentar

Berikan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Atas