Ini Strategi Pemerintah Percepat Penyediaan Sejuta Rumah - strategi.id
Infrastruktur

Ini Strategi Pemerintah Percepat Penyediaan Sejuta Rumah

Strategi.id - Ini Strategi Pemerintah Percepat Penyediaan Sejuta Rumah
Strategi.id - Ini Strategi Pemerintah Percepat Penyediaan Sejuta Rumah

Strategi.id – Pemerintah menargetkan kekurangan pasokan atau backlog perumahan di 2019 tinggal 5,4 juta. Pada 2015 sendiri angka backlog mencapai 7,6 juta.

Untuk memuluskan target tersebut, Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebenarnya sudah menggulirkan program penyediaan perumahan yang disebut program sejuta rumah.

Bukan hanya itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, sebenarnya penyediaan rumah bagi masyarakat tak fokus hanya pada pembangunan, namun juga pada berbagai aspek terkait.

Baca Juga : Akhirnya, Janji Rumah DP Rp 0 Dipenuhi

Sedikitnya, ada 4 strategi yang dijalankan.

“Pertama, Pemerintah menyediakan Program Bantuan Perumahan,” beber Basuki dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) tahun 2018 di Mangupura Ballroom, The Westin Resort Nusa Dua Bali International Convention Center, dari 4-5 Desember 2018.

Ia merinci, program bantuan perumahan yang diberikan terdiri atas pembangunan Rumah Susun Sewa bagi MBR, Rumah Khusus terutama pada kawasan terpencil dan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus, serta Rumah Swadaya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 4 (BSPS) baik peningkatan kualitas maupun pembangunan baru.

Baca Juga : Bupati Sumenep: Renovasi Rumah Korban Gempa Selesai Desember

Kedua, Pemerintah memberikan bantuan pembiayaan melalui pembangunan Fasilitas perumahan Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), pembebasan biaya PPN untuk rumah MBR, serta Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Ketiga, Pemerintah mengeluarkan berbagai regulasi dan kebijakan kemudahan perizinan untuk percepatan pembangunan perumahan baik bagi MBR maupun perumahan komersial.

“Keempat, Pemerintah mendorong pengembangan dan penggunaan teknologi terbaru dalam pembangunan perumahan yang lebih efisien, antara lain melalui industrialisasi prefabrikasi seperti RISHA, RUSPIN maupun teknologi precast,” ungkap Basuki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top