Irwandi Yusuf di Jadikan Tersangka, KPK Bergerak Cepat – strategi.id
Nusantara

Irwandi Yusuf di Jadikan Tersangka, KPK Bergerak Cepat

Irwandi Yusuf di Jadikan Tersangka

strategi.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meminta keterangan kepada empat saksi yang sudah dicegah ke luar negeri dalam kasus korupsi Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf. Empat saksi yang dicegah itu termasuk model Fenny Steffy Burase yang disebut dalam pemberitaan media lokal memiliki hubungan khusus dengan Irwandi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pencegahan ke luar negeri terhadap Steffy Burase lantaran diduga mengetahui aliran dana suap terkait korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Steffy Burase yang merupakan wanita asal Manado ini merupakan tenaga ahli dalam event Aceh Internasional Marathon 2018. Steffy Burase yang juga atlet marathon ini diduga memiliki kedekatan khusus dengan Gubernur Irwandi.

Diduga, uang suap sebesar Rp 500 juta yang diterima Irwandi dari Bupati Bener Meriah Ahmadi untuk membeli medali dan pakaian atlet dalam ajang tersebut.

Sedangkan untuk saksi Nizarli dan Rizal, pencegahan dilakukan KPK agar saksi yang diduga mengetahui proses pengadaan proyek-proyek di Kota Serambi Mekah sedang berada di dalam negeri saat keterangannya dibutuhkan penyidik.

Tiga saksi lainnya yang dicegah ke luar negeri yakni Nizarli (Kepala Unit Layanan Pengadaan/ULP Aceh), Rizal Aswandi (mantan Kadis PU Aceh) dan Teuku Fadhilatul Amri. Keempatnya dicegah selama enam bulan, terhitung mulai 6 Juli kemarin. Kalau mengacu ke kalender, maka pencegahan tersebut berakhir pada 6 Januari 2019.

“Terhadap pejabat ULP (Nizarli) dan Kadis PUPR (Rizal), kami perlu memperdalam proses pengadaan yang terkait dengan penggunaan dana DOK (Dana Otonomi Khusus),” kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menjerat empat orang tersangka. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dua pihak swasta bernama Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri. Mereka diduga sebagai penerima suap. Sedangkan sebagai pemberi suap, KPK menjerat Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Bupati Ahmadi diduga memberi suap Rp 500 juta dari total fee Rp 1,5 miliar terkait ijon proyek pembangunan infrastrukur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh tahun anggaran 2018. Pemberian dilakukan Bupati Ahmadi melalui Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

Penangkapan terhadap Irwandi turut diiringi pemberitaan ada motif politis dalam prosesnya. Oleh sebab itu, Febri bolak-balik membantah dan menggaris bawahi apa yang dilakukan lembaga anti rasuah semata-mata hanya proses hukum.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top