Jack Ma: “Ketika Keuanganmu Berada di Titik Paling Rendah” – strategi.id
Nusantara

Jack Ma: “Ketika Keuanganmu Berada di Titik Paling Rendah”

Jack Ma: "Ketika Keuanganmu Berada di Titik Paling Rendah"
Jack Ma: "Ketika Keuanganmu Berada di Titik Paling Rendah"

Strategi.id – Orang yang benar-benar kuat tidak akan menghabiskan banyak pikiran, waktu, dan tenaganya untuk memohon dan bergantung kepada orang lain.

Hal terpenting yang harus dilakukannya justru meningkatkan kemampuan diri sendiri.

A. Belajar untuk berkorban

  1. Ketika miskin, kamu harus sesedikit mungkin berada di rumah dan lebih banyak berada di luar. Sedangkan ketika kaya, kamu harus lebih banyak berada di rumah dan lebih sedikit berada di luar. Banyak berada di luar rumah saat miskin bisa memungkinkanmu menemukan peluang baru dan bertemu dengan orang-orang yang mungkin saja bisa membantu mengatasi kesulitan. Sedangkan jika banyak berada di luar rumah saat kaya malah bisa membuatmu menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak penting.
  2. Ketika miskin, seharusnya kamu banyak menggunakan uangmu untuk orang lain dan ketika kaya, kamu baru menggunakan uangmu untuk keluarga dan orang-orang tercinta. Banyak orang melakukan 2 hal tadi secara terbalik.
  3. Ketika miskin, kamu tidak boleh perhitungan dan harus memperlakukan orang-orang dengan baik. Sehingga ketika kaya, orang-orang akan memperlakukanmu dengan baik. Belajar berkorban, karena hanya sedikit saja orang yang bisa memahami dan melakukannya.
  4. Ketika miskin, kamu harus bermurah hati dan ketika kaya, kamu tidak boleh sombong. Kesederhanaan akan membawa kedamaian.
  5. Masa muda adalah harta terbesar. Yang perlu diingat adalah harus menghargai waktu dan tidak perlu takut miskin. Selain itu juga harus mengerti bagaimana mengolah diri sendiri, tahu artinya menghargai, tahu apa yang harus diinvestasikan, dan tahu di mana harus menabung. Itu semua adalah kunci agar hidup lebih baik.
  6. Jangan membeli pakaian banyak-banyak, cukup beli beberapa saja namun dengan kualitas yang bagus. Banyaklah bergaul dengan orang yang memiliki mimpi, tekun, dan bijaksana.
  7. Setelah memiliki uang yang cukup, maka kebahagiaan terbesar adalah menggunakan uang yang kita peroleh itu untuk mewujudkan mimpi kita.

B. Belajar bertahan

Jika tidak ada orang yang menemanimu hingga seumur hidup, kamu harus bisa belajar terbiasa berada dalam kesepian. Jika tidak ada orang yang membantumu hingga seumur hidup, kamu harus bisa belajar untuk berjuang.

Hidup ini pada dasarnya adalah bertahan. Ketika orang-orang yang mencintaimu meninggalkanmu, tidak akan ada gunanya bagimu untuk berteriak dan menangis.

Seperti halnya roda, hidup ini terus berputar. Di suatu saat kamu akan berada di atas dan di saat yang lain kamu akan berada di bawah.

Tidak perlu iri saat melihat kebahagiaan orang lain, karena cepat atau lambat kebahagian juga pasti akan datang menghampirimu

C. Belajar untuk bahagia

  1. Belajarlah untuk bahagia
  2. Perasaan adalah milikmu sendiri dan kamu sendiri yang merasakan. Tidak ada gunanya kamu terus merasa sakit dan sedih, karena tidak akan ada orang yang memberikanmu uang untuk semua rasa sakit dan sedih yang kamu rasakan.

Belajarlah untuk merasa bahagia dengan apa yang kamu miliki, karena bahagia itu pada dasarnya sederhana.

  1. Belajar menghargai diri sendiri

Jika bukan kamu yang menyayangi dan menghargai dirimu, maka siapa lagi yang akan melakukannya?

  1. Belajar untuk menjaga diri sendiri

Belajarlah untuk mandiri, jadi saat tidak ada orang yang mendampingimu, kamu bisa menjaga dirimu sendiri.

  1. Belajar melepaskan

Cinta membuat seseorang lupa tentang waktu, namun waktu juga bisa membuat orang lupa tentang cinta. Tidak ada manfaatnya kamu terus menyimpan rasa sakitmu di dalam hati, lepasakanlah itu untuk kebahagiaanmu.

  1. Rendah hati

Hidup tidak selalu berada di atas dan tidak selalu berada di bawah, jadi tetaplah bersikap rendah hati bagaimanapun kondisimu.

  1. Belajar untuk bersikap baik

Kebaikan adalah dasar untuk menjadi manusia. Jangan sampai kamu kehilangan sifat baik hanya untuk ketenaran.

  1. Belajar untuk bertoleransi

Di dunia ini kamu tidak hidup sendirian, tapi berdampingan dengan banyak orang. Toleransi akan mendatangkan kerukunan dan kerukunan akan membawa kebahagiaan.

  1. Belajar untuk bangga

Janganlah merasa rendah diri, belajarlah untuk bangga pada dirimu dan kamu pun akan merasa bahagia.

  1. Belajar untuk menjadi kuat

Saat mereka yang kamu cintai pergi meninggalkanmu, itu bukanlah akhir dari segalanya. Hidup masih harus terus berlanjut.

  1. Belajar untuk menghargai dan bersyukur

Bersyukur adalah kunci utama mendapatkan kebahagiaan!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top