Jakarta Menerapkan PSBB Transisi, Mal Boleh Buka , Ojol Diperbolehkan dan Mobil Boleh Penuh Asal Satu Keluarga - strategi.id
Nusantara

Jakarta Menerapkan PSBB Transisi, Mal Boleh Buka , Ojol Diperbolehkan dan Mobil Boleh Penuh Asal Satu Keluarga

Strategi.id - Jakarta Menerapkan PSBB Transisi, Mal Boleh Buka , Ojol Diperbolehkan dan Mobil Boleh Penuh Asal Satu Keluarga

Strategi.id – Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Gubenur DKI Jakarta ini juga menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi.

“Maka kami di Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta kita memutuskan untuk menetapkan status PSBB diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi,” kata Anies, dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (04/06/20).

“Saat ini statusnya tidak berubah, tetap PSBB, tapi kita mulai melakukan transisi di bulan Juni, menuju apa? Menuju aman sehat produktif,” lanjutnya

Anies mengatakan perpanjangan itu salah satunya lantaran masih adanya wilayah yang memiliki angka kasus positif yang masih tinggi. Dia juga mengatakan sanksi PSBB akan tetap berlaku.
“Dalam masa transisi sanksi pelanggaran pembatasan tetap berlaku dan akan ditegakkan,” ujarnya.

Anies Baswedan mengatakan PSBB Jakarta sudah bisa dilonggarkan karena angka reproduksi virus corona di Jakarta dalam beberapa hari terakhir sudah menunjukkan angka 0,99. Sedangkan pada Maret lalu, angka reproduksi/tingkat penularan awal (R0) mencapai 4, artinya satu orang bisa menulari empat lainnya.

Ada beberapa hal yang diijinkan dalam masa PSBB transisi ini salah satu nya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pusat perbelanjaan atau mal boleh beroperasi kembali mulai 15 Juni 2020.

Anies mengizinkan mal dibuka karena Jakarta memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga akhir Juni 2020.

“Pusat perbelanjaan atau mal dan pasar non-pangan baru bisa dimulai pada hari Senin, tanggal 15 Juni,” ujar Anies

“Kendaraan non-umum seperti ojek dan mobil itu bisa beroperasi dengan protokol Covid-19,” kata Anies.

Pada praktiknya, ojek baru boleh beroperasi mulai Senin (08/06/20) depan.

Hal ini sekaligus menjawab pro-kontra yang sempat mengemuka, soal penerapan tatanan kenormalan baru atau new normal beberapa waktu belakangan.

sudah mengizinkan kendaraan pribadi berlalu lintas secara normal.
Namun, ada catatan yang perlu diperhatikan terkait jumlah penumpang kendaraan pribadi.

“Sepeda motor ataupun mobil itu beroperasi dengan 50 persen, kecuali bila digunakan oleh satu keluarga,” ujar Gubernur DKI Jakarta ini

Kini, warga kini telah diperkenankan untuk berpergian keluar rumah

 dengan kendaraan pribadi asalkan menerapkan protokol tersebut.
Sementara, bagi taksi, MRT, dan transjakarta dibatasi kapasitasnya hingga 50 persen dari total kapasitas muatan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top