Jaksa Agung Ultimatum Jajarannya Tidak Terlibat Suap – strategi.id
Nusantara

Jaksa Agung Ultimatum Jajarannya Tidak Terlibat Suap

Strategi.id – Jaksa Agung HM Prasetyo mengultimatum seluruh jajarannya agar tidak melakukan penyimpangan hukum, seperti terlibat pidana suap dan korupsi. Mereka yang terbukti melanggar ketentuan tersebut bakal diproses sesuai regulasi yang berlaku.

Pernyataan Prasetyo merujuk maraknya kasus korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum. Ia mengingatkan jajarannya untuk bekerja secara profesional dan tidak melakukan perbuatan yang merusak citra Korps Adhyaksa.

Prasetyo tidak ingin anak buahnya tersandung praktik tercela, seperti kasus tertangkapnya beberapa aparat penegak hukum di lingkup Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dalam operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (27/11/2018) malam.

“Jika ada di antara mereka yang terindikasi melakukan penyimpangan, ya kita tentu akan melakukan penindakan,” ujar Prasetyo kepada wartawan di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI 2018 di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Rabu (28/11/2018).

Baca: Jaksa Agung Akan Evaluasi Aplikasi Smart Pakem

Menurut dia, jika realitasnya ada oknum jaksa yang tertangkap maka pimpinan memastikan akan menyerahkan penuntasan perkara itu kepada pihak terkait. Kejaksaan berkomitmen untuk tidak mencegah maupun menghalangi proses hukum yang sedang berjalan.

“Tujuannya apa? Agar ini dapat menjadi contoh bagi yang lain. Bahkan, di kejaksaan sendiri jika ada oknum jaksa yang diindikasikan korupsi, pasti (penyidik) pidana khusus akan menangani kasus itu dan menahan mereka,” terang Jaksa Agung.

Saat ini Kejaksaan tengah memproyeksikan beberapa kejaksaan menjadi satuan tugas atau satuan kerja wilayah bebas korupsi (WBK). Kebijakan itu sejalan dengan komitmen untuk menjadikan Kejaksaan semakin lebih baik.

Baca Juga : Kejaksaan Komitmen Berantas Korupsi yang Kian Masif

“Namun, kalau ada oknum (tertangkap) satu atau dua orang, ya jangan digeneralisasi. Pemberantasan korupsi itu kita lakukan terus menerus dan tanpa kompromi,” katanya.

Prasetyo mengaku selalu memberikan imbauan dan penekanan kepada seluruh jaksa. Selain itu, ada pula rutinitas berupa pengawasan melekat, pengawasan fungsional, dan pemantauan pimpinan. Langkah tersebut bertujuan untuk mencegah jaksa melakukan penyimpangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top