Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H dan Hari Pahlawan di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis malam, 22 November 2018.

Tiba di lokasi acara sekira pukul 19.40 WIB, kehadiran Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Quomas.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mengajak semua pihak untuk merenung lebih dalam bahwa Nabi Muhammad SAW diutus Allah untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. Rasulullah juga membawa umat manusia keluar dari dhulumat (kegelapan) menuju nur (terang benderang).

“Sebuah tugas yang Nabi Muhammad SAW lakukan dengan cara-cara santun, dengan cara-cara lembut, dengan cara-cara yang penuh dengan kasih sayang,” ujar Presiden.

Baca Juga :Menguranggi Kemacetan Proyek Pembangunan Kereta Cepat dan LRT di Tol Cikampek Dihentikan Sementara

Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, Presiden menuturkan, sudah sepatutnya kita mengikuti teladan Rasulullah. Antara lain teladan berakhlak baik, teladan mengemban misi rahmatan lil alamin, dan teladan dalam menjaga ukhuwah di kalangan warga masyarakat.

“Ukhuwah yang tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, ukhuwah yang tanpa membeda-bedakan status sosial, ukhuwah yang tanpa membeda-bedakan pandangan politik, seperti yang beliau lakukan saat memimpin di Madinah,” lanjutnya.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan kepada para hadirin untuk terus beristiqomah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia pun mengajak umat untuk berhijrah dari sikap egois yang mau menang sendiri ke sifat yang perduli terhadap sesama.

“Hijrah dari sifat-sifat pendendam kepada sifat-sifat yang penuh kasih sayang, hijrah dari sifat-sifat pemarah kepada sifat-sifat yang penuh dengan kesabaran, hijrah dari sifat-sifat senang kegaduhan ke sifat-sifat yang penuh dengan kerukunan,” sambungnya.