Jokowi “Pentingnya Energi Baru Terbaharukan “ – strategi.id
Teknologi

Jokowi “Pentingnya Energi Baru Terbaharukan “

Strategi.id Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terpusat (foto : https://gdmenergy.com /is)

Strategi.id – Suatu saat nanti ketersediaan energi fosil akan habis, sementara penggunaannya masih sangat dominan dari bauran energi nasional. Pemanfaatan energi baru terbarukan masih sangat kecil.

Implementasi pemanfaatan biodiesel dan energi baru terbarukan di Indonesia masih belum sesuai harapan. Padahal, pemanfaatan kedua energi itu bisa menghemat devisa negara sampai 21 juta dollar per hari.

Presiden Joko Widodo menyinggung tentang pemanfaatan biodiesel dan energi baru terbarukan yang masih belum optimal itu dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, di jakarta, Jumat 20 Juli 2018.

Dalam rapat terbatas dibahas soal percepatan pelaksanaan mandatori biodiesel di Jakarta, untuk ke sekian kalinya saya menyampaikan perlunya percepatan pengembangan biodiesel dan energi baru terbarukan ujar Jokowi dalam akun FB nya @Presiden Joko Widodo

Dalam rapat terbatas itu, hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkopolhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Mentan Amran Sulaiman, Menperin Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Seskab Pramono Anung.

“Kita perlu melakukan percepatan penggunaan biodiesel dan energi baru terbarukan karena saat ini penggunaan energi fosil masih sangat dominan dari bauran energi nasional sedangkan pemanfaatan energi baru terbarukan masih sangat kecil,” ujarnya kepada para menterinya yang hadir dalam rapat terbatas.

Jokowi menyatakan, implementasi penggunaan biodiesel dan energi baru terbarukan masih belum sesuai dengan yang diharapkan. Ia menekankan, akan terus memantau program pemanfaatan biodiesel dan energi baru terbarukan tersebut.

Hal itu akan berkaitan dengan perbaikan neraca perdagangan negara akibat pengurangan impor minyak. Itu artinya akan ada penghematan devisa.

“Saya mendapatkan informasi bahwa kalau hal itu bisa kita lakukan, kita akan hemat kurang lebih 21 juta dollar per hari,” ujarnya.

Ia menekankan, pemanfaatan biodiesel dan energi baru terbarukan tidak berhenti pada target di atas kertas tetapi betul-betul menjadi komitmen kuat untuk setiap kementerian, lembaga, dan BUMN.

Ia meminta kementerian terkait menyiapkan dan mengeksekusi rencana itu secara detail, dari hulu sampai hilir.

“Tidak kalah pentingnya adalah memastikan keamanan dan keandalan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif sehingga penggunaan biodiesel semakin meningkat dan luas,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top