Progres Rencana Kalimalang Menjadi Cheonggyecheon – strategi.id
Nusantara

Progres Rencana Kalimalang Menjadi Cheonggyecheon

Progres Rencana Kalimalang Menjadi Cheonggyecheon

Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menata Kalimalang ditunjukkan dengan memperlihatkan perkembangan desain Kalimalang, Kota Bekasi, melalui unggahan empat foto desain penataan kawasan itu di akun Facebook pribadinya, Rabu (26/9/2018) malam.

Keempat foto tersebut membandingkan wajah Kalimalang yang belum ditata dengan wajah Kalimalang yang sudah tertata dalam bentuk desain.

“PROGRES DESAIN KALIMALANG, Kota Bekasi per 26 September 2018. Warga Bekasi mau ada kegiatan keren apa disana yang harus ada ? Wedding Garden? LDR Corner? SETIAP KOTA/KAB akan mendapatkan giliran penataan kawasan dan tata ruang dari hibah Provinsi. Tunggu tanggal mainnya. Nuhun.” tulis Ridwan di Facebook-nya.

Hingga hari ini (27/09/2018), gambar-gambar tersebut sudah direspon lebih dari 22.000 netizen, dan dikomentari lebih dari 1700 komentar.

Tim Sinkronisasi Bodebek sebelumnya telah memberi usulan kepada Emil tentang tiga titik di Kalimalang yang kiranya tepat untuk ditata. Tiga titik itu adalah Saluran Kalimalang di Gerbang Tol Bekasi Timur, di dekat Kampus Unisma (Universitas Islam ’45) Bekasi; Bekasi Timur; dan di dekat Hotel Horison, Bekasi Selatan.

Ridwan Kamil hanya akan memilih satu dari tiga titik tersebut. Namun belum ada informasi lebih lanjut mengenai titik mana yang akan dikerjakan paling awal.

Terinspirasi dari Sungai Cheong Gye Cheon

Pada 12 September ini, Ridwan Kamil terlebih dahulu mengunggah foto yang menyandingkan Kalimalang dengan Sungai Cheonggyecheon di akun Instagram-nya @ridwankamil.

“Warga Kota Bekasi tercinta, sudah dimulai desain dan perencanaan, revitalisasi Kalimalang. Semoga bisa sekeren sungai Cheonggyecheon di Seoul. Dikawal warga teladan kang @kangmalik_,” tulis Emil dalam akun Instagram-nya.

Sungai Cheong Gye Cheon adalah sungai yang mengalir melalui pusat kota Seoul dari barat ke timur. Sungai Cheong Gye Cheon yang dahulu kotor dan kumuh serta diabaikan oleh pemerintah Korea Selatan, kini disulap menjadi kawasan menakjubkan.

Adalah Lee Myung-bak, Wali Kota Seoul saat itu, yang kemudian memelopori restorasi CheonggyeCheon. Proyek itu dinamai ‘Revolusi 5,8 km’, sesuai panjang aliran CheonggyeCheon.

Pada tahun 2003, Lee memutuskan menjadikan CheonggyeCheon sebagai kawasan hijau yang terbuka. Jalan layang yang sudah dianggapnya tak lagi aman untuk dilewati, harus dibongkar total.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top