Kapendam XVIII : Perkembangan Teknologi Informasi Tantangan Bersama - strategi.id
Teknologi

Kapendam XVIII : Perkembangan Teknologi Informasi Tantangan Bersama

Perkembangan Teknologi Informasi
Ilustrasi Perkembangan Teknologi Informasi

Strategi.id- Perkembangan Teknologi Informasi menjadi tantangan bersama dalam upaya membangun kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah Provinsi Papua Barat.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari, Papua Barat, Kolonel Eddy Widiyanto pada acara Dirgahayu Penerangan Angkatan Darat di Manokwari, Sabtu, mengatakan Penerangan TNI Angkatan Darat resmi dan efektif berdiri pada tahun 1967.

Ia mengutarakan, semula tugas penerangan angkatan darat hanya sekedar juru bicara, seiring meningkatknya dinamika dan kebutuhan inforrmasi tugas Penad meningkat sebagaivagen infirmasi.

“Ada beberap fungsi meliputi pengolahan, mengelola hingga menyampaikan informasi. Untuk kita terus memperkuat relasi dengan teman-teman wartawan,” kata dia.

Ia mengutakan, teknologi informasi berkembang pesat. Informasi begitu cepat tersebar melalui media sosial seperti Facebook, Whatsap, Instagram, twitter dan medsos lainya.

Menurutnya, tugas penerangan Angkatan Darat makin berat, susah dan banyak. Untuk itu kerjasama dengan media harus terus dipertahankan.

Disisi lain, kata dia, masyarakat pun memiliki peran besar dalam penyebaran informasi.

“Sejak ada medsos, media mainstream mulai ketinggalan dari sisi kecepatan. Sayangnya informasi yang tersebar melalui Medsos tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenaranya, tidak ada penyaringan,” katanya lagi.

Pada masa perang kemerdekaan RI, kegiatan penerangan termasuk penerangan militer telah dikumandangkan. Dengan cara yang sangat sederhana dan dengan menggunakan peralatan serba terbatas, para insan penerangan menyampaikan kebijaksanaan dan instruksi dari pimpinan negara, melelalui pesawat radio maupun aksi selebaran untuk membangkitkan semangat perjuangan, yang langsung ditangani oleh komandan satuan.

Perjuangan insan penerangan, telah melakukan kegiatan agitasi dan propaganda dengan memanfaatkan tembok-tembok, gerbong-gerbong kereta api bahkan pohon-pohon besar untuk menuliskan semboyan atau slogan guna membakar semangat perjuangan bangsa Indonesia.

Saat ini teknologi telah berkembang dan mempermudah akses penyebaran informasi, termasuk bagi Penerangan Angkatan Darat. (Sumber : Antara News)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top