Kejagung Sudah Periksa 7 Saksi dari Sinar Meadow – strategi.id
Nusantara

Kejagung Sudah Periksa 7 Saksi dari Sinar Meadow

Strategi.id- Kejagung Sudah Periksa 7 Saksi dari Sinar Meadow
Strategi.id- Kejagung Sudah Periksa 7 Saksi dari Sinar Meadow

Strategi.id – Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga kini sudah memeriksa tujuh saksi untuk tersangka PT Sinar Meadow International Indonesia. Perusahaan patungan Sinarmas Grup dengan Australia sejak 19 Oktober 2018 ditetapkan sebagai tersangka pidana suap kepada pejabat pajak.

“Berdasarkan informasi dari penyidik, saat ini sudah diperiksa tujuh saksi dari Sinar Meadow, tujuh saksi dari Zebit Solution, dan empat saksi dari Roda Nusantara,” kata Kapuspenkum Kejagung Mukri, Senin (12/11/18).

Baca Juga : Kejaksaan Rencanakan Kirim Jaksa ke Belanda

Sedangkan terhadap dua korporasi yang juga menjadi tersangka kasus yang sama, penyidik belum memeriksa saksi.

Dalam kasus ini, penyidik Kejagung sudah menetapkan lima korporasi menjadi tersangka. Kelima korporasi itu adalah PT Sinar Meadow International Indonesia, PT Zebit Solution, PT Roda Nusantara, Japfa Santori, dan PT Citra Panji Manunggal.

Mantan pejabat Pajak KPP Gambir, PAW, ditetapkan sebagai tersangka pada 10 September 2018. Dia diduga menerima suap hingga mencapai Rp4,6 miliar dalam penjualan faktur pajak di KPP Gambir tahun 2007-2013.

Fakta Baru

Penetapan PAW sebagai tersangka menyusul ditemukannya fakta baru dalam persidangan dua pejabat KPP Gambir, Jajuan Junaedi dan Agung Pramoedya, di Pengadilan Tipikor Jakarta. Keduanya didakwa menerima suap Rp14 miliar.

Pekan lalu penyidik Kejagung menjemput paksa Sri Fitri Wahyuni, istri PAW. Sri ditangkap di rumahnya di Semarang setelah berulang kali tak memenuhi panggilan penyidik.

Baca Juga :Politisi Muda PAN, Pernyataan Zulhas Bukan Berarti PAN Balik Badan ke Jokowi

PAW diduga menerima suap dan gratifikasi dari sejumlah korporasi mencapai Rp 5,2 miliar. Agar transaksi haram itu tak terendus, PAW menggunakan rekening orang lain.

Uang yang masuk ke rekening di Bank Mandiri itu lalu dipin­dahkan ke rekening Sri. Istri PAW ini kemudian membuka deposito atas nama orang lain.

Pasangan ini menggunakan uang hasil korupsi untuk membeli aset tanah dan bangunan untuk menyamarkan asal-usul hasil tindak pidana.

Baca Juga : Penyidik Kejagung Belum Periksa Sinar Meadow International

PAW-Sri dijerat dengan Pasal 3 ayat 1 huruf a, b, dan c atau Pasal 4 UU Pencegahan dan Pemberantasan TPPU juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top