Kejati Sumut dan Kejati Kalbar Sukses Terapkan Metode CIA – strategi.id
Nusantara

Kejati Sumut dan Kejati Kalbar Sukses Terapkan Metode CIA

Strategi.id- Staf Khusus Jaksa Agung bidang Pidana Khusus, Sudung Situmorang

Strategi.id – Dua Kejaksaan Tinggi (Kejati) yaitu Kejati Sumut dan Kejati Kalbar dinilai sukses menerapkan metode Corruption Impact Assesment (CIA) terkait pelaksanaan pemberantasan korupsi.

Hal itu dikatakan Staf Khusus Jaksa Agung bidang Pidana Khusus, Sudung Situmorang, Rabu (21/11/18). Sudung mengatakan hal itu setelah melakukan kunjungan kerja ke Kejati Sumut dan Kejati Kalbar untuk memantau pelaksanaan CIA di dua wilayah hukum itu.

Baca Juga : Penyidik Segera Tentukan Tersangka Kasus BTN

Metode CIA diterapkan untuk mencari akar masalah kenapa terjadi korupsi. Dengan mengetahui akar masalah, diharapkan ke depan tidak terjadi lagi kesalahan yang sama.

“Kejati Sumut dan Kalbar telah melaksanakannya dengan menyurati Gubernur, Wali Kota, dan Bupati yang wilayahnya terjadi suatu modus tindak pidana korupsi.

Dengan dialog melalui surat yang dilakukan dua Kejati tersebut, para gubernur, wali kota, dan bupati tahu persis mengapa korupsi itu terjadi dan bagaimana modus korupsi dari para terdakwa.

“Dengan begitu, kami berharap kasus dan modus serupa tidak terjadi lagi atau minimal bisa diantisipasi,” ujar Sudung.
Di Sumut, Kejati setempat telah menyurati Pemkot Sibolga terkait tindak pidana korupsi pelaksanaan 13 kontrak proyek peningkatan jalan dari hotmix menjadi perkerasan beton semen. Ada pula surat dari Kejati Sumut untuk Pemkot Binjai soal realisasi anggaran alat-alat kesehatan yang dikelola oleh RS Dr RM Djoelham.

Kemudian, proyek pengadaan barang dan jasa pada Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi. Selain itu, ada empat surat lagi yang dikirimkan Kejati Sumut ke tiga kepala daerah terkait perkara korupsi di Kabupaten Serdang, Provinsi Sumut, dan Kabupaten Samosir.

Sementara di Kalbar, kata Sudung, Kejati setempat telah mengeluarkan empat surat terkait tindak pidana korupsi, antara lain menyangkut perkara penyaluran BBM bersubsidi dan perkara pengadaan jasa pengamanan kantor dan rumah jabatan DPRD Kota Pontianak.

Baca Juga : Kantor Tommy Soeharto Granadi Disita Oleh Negara

Sejauh ini, implementasi metode CIA
terbukti mampu meminimalkan perkara pidana khusus.

Kejaksaan berharap semua institusi penegak hukum mau menerapkan pencegahan perkara pidsus melalui CIA. Apalagi, program tersebut sudah diterapkan dunia internasional.

Selamatkan Aset Negara

Sejak ditunjuk Jaksa Agung HM Prasetyo menjadi staf ahli bidang Pidana Khusus, Sudung Situmorang langsung bergerak cepat menyambangi seluruh Kejaksaan di Indonesia untuk mensosialisasikan program “Jaksa Cerdas” yang mengutamakan upaya pencegahan melalui metode CIA.

Baca Juga: Formulasi CIA Kejaksaan Berhasil Atasi Masalah Pertanahan di Kotim

Hasilnya pun terbilang memuaskan. Kejaksaan berhasil menyelamatkan aset negara dan keuangan negara dari ulah para koruptor.
Sejumlah kasus penguasaan lahan negara yang dikuasai pihak swasta telah kembali menjadi milik Pemda. Antara lain, gedung Gelora Pancasila di Surabaya, aset Pemkab Kotawaringin Timur, Kalimantan Selatan, dan yang terbaru kasus Tahura. (JR)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top