Kemenkominfo: Jadikan Bonus Demografi Sebagai Modal Ekonomi – strategi.id
Infrastruktur

Kemenkominfo: Jadikan Bonus Demografi Sebagai Modal Ekonomi

strategi.id – Kominfo berpendapat Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia memiliki keunggulan di berbegai sektor, salah satunya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan akan menjadi negara ekonomi terbesar di dunia.

Secara khusus, Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mendorong pertumbuhan eksosistem Internet of Things (IoT) sebagai untuk mendukung pengembangan potensi bonus demografi itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kominfo Rudiantara saat menjadi Keynote Speaker sekaligus meresmikan kegiatan Gathering IoT Goes to Market dan Musyawarah Nasional (Munas) ke-1 Asosiasi IoT Indonesia di Auditorium Menara Merdeka, Jakarta, Kamis (13/12/18).

Baca juga: Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Nyata Babinsa

“Kita punya kesempatan yang besar, kita bicara ke depannya pada tahun 2020 dan seterusnya, Indonesia memiliki kesempatan menjadi negara ekonomi terbesar di dunia mengalahkan negara seperti Jepang, tahun 2045 kita nomor lima dan tahun 2050 kita bisa berada di nomor empat,” kata Rudiantara.

Rudiantara menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi tersebut berdasarkan bonus demografi masyarakat Indonesia yang dapat membantu meningkatkan daya saing di bidang ekonomi.

Bonus demografi tersebut, menurut Rudiantara harus dimanfaatkan untuk menjawab kesejahteraan masyarakat.

“Kenapa target pertumbuhan ekonomi kita akan naik terus, karena kita punya bonus demografi, jumlah masyarakat Indonesia yang jauh lebih banyak dari negara-negara lain, jadi kalau mau ekonomi kita baik, kita manfaatkan populasi kita,” jelas Rudiantara.

Menurut Menteri Kominfo,untuk menuju persaingan global khususnya di bidang ekonomi, peran pemerintah salah satunya melalui Kemkominfo tidak hanya sebagai regulator tapi juga sebagai fasilitator dan akselerator.

baca juga: Bamsoet : Perbedaan Adalah Sebuah Rahmat

“Ini bagian dari memfasilitasi berbagai ekosistem dalam pemerintahan, mulai dari jajaran Dirjen dan bawahannya, bahkan perannya juga untuk mengakselerasi. Jadi sebagai regulator pindah menjadi fasilitator dan juga sebagai akselerator. Tiga peran ini harus berjalan bersama,” ujar Rudiantara.

Pemerintah memfasilitasi dan menyiapkan sumberdaya manusia atau ekosistem sebagai fasilitator dan juga akselerator untuk mengembangkan semua sektor yang dimiliki. Menteri Rudiantara mencontohkan upaaya pemerintah untuk menumbuhkembangkan ekosistem IoT.

“Ini semua harus berubah dan waktunya kita gunakan untuk memfasilitasi dan mengakselerasi, salah satunya melaui IoT ini, caranya adalah pemerintah memfasilitasi dan memperdayakan ekosistem, tanpa ekosistem yang kuat juga tidak akan berjalan dengan baik,” tutup Rudiantara.

Rudiantara berharap dengan adanya IoT akan dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor maupun perusahaan yang membutuhkan teknologi digital.  

“Mudah-mudah IoT kita bisa berjalan lancar, pemanfaatannya untuk sektor-sektor dan berbagai macam aplikasi yang kita miliki agar kedepannya dalam setiap pelaksanannya sangat membutuhkan teknologi ini untuk kita berdayakan,” ungkap Rudiantara.

Saat ini, Kementerian Kominfo tengah menyiapkan sejumlah regulasi yang akan menjadi pedoman bagi pemanfaatan teknologi IoT dan aplikasinya di Indonesia. Dalam waktu dekat regulasi itu agar pemanfaatan teknologi IoT dapat memberikan nilai tambah dalam kehidupan sehari-hari

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top