Kepolisian: Antara Sipil Atau Militer – strategi.id
Dialektika

Kepolisian: Antara Sipil Atau Militer

kepolisian

Strategi.id – Beberapa tahun lalu isu memasukan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dihembuskan. Sejumlah pihak bertanya-tanya, apakah korps berbaju coklat itu adalah militer murni  atau satgas semi militer yang dibentuk untuk menjaga ketertiban di dalam negeri?

Kalau dikatakan semi militer, Bhayangkara punya korps Brimob yang dipersenjatai lengkap setara dengan TNI. Lagi pula kalau ditarik ke dalam Kemendagri, apakah nantinya tupoksi Polri tak akan tumpang tindih dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang kini berada di bawah Kemendagri?Inilah yang menjadi dilema Bhayangkara antara sipil atau militer.

Awal tahun 2018 ini Partai Gerindra sempat menghembuskan kembali wacana menempatkan Polri di bawah Kemendagri. Namun wacana yang dihembuskan Gerindra mendapatkan sanggahan dari sejumlah Pejabat Pati Polri. Wacana tersebut muncul lantaran pada Januari 2018 lalu Irjen. M. Iriawan yang kini telah menjabat sebagai Plt. Gubernur Jawa Barat (Jabar) digadang-gadang akan ditunjuk sebagai Plt. Gubernur, juga ada sejumlah naman Pati Polri yang hendak dijadikan Plt. Gubernur. Apakah wacana memasukan Polri ke dalam Mendagri akan kembali dicanangkan setelah Iriawan resmo menjabat sebagi Plt. Gubernur Jabar?

Dilematis posisi Polri, berada di antara himpitan sipil dan militer. Momentum peringatan HUT Polri ke-72, 1 Juli 2018 menjadi momentum kita untuk melihat kembali sejarah dan asal muasal Polri yang usianya tak lagi muda.

Setelah dirinya diangkat sebagai Perdana Menteri, Sutan Sjahrir meletakkan Polri sebagai jawatan tersendiri di bawah Perdana Menteri. Sejak saat itu Polri menjalankan tugas dengan berpegang teguh pada falsafah Tribrata yang selalu dijunjung tinggi. Tak hanya TNI, Polri pun ikut mengawal NKRI sejak usia Republik masih sangat muda. Dengan menjaga netralitas dan tekad bulat untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

Pada masa Orde Baru (Orba), Polri seolah menjadi anak bawang. Menyatu dengan ABRI menjadikan Polri kurang leluasa untuk bergerak. Bahkan sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena oknum segelintir anggotanya yang melakukan tindakan sangat tidak terpuji seperti “damai ditempat” atau “86” dalam konotasi negatif.

Sejarah panjangnya menjadikan korps Bhayangkara semakin matang dalam menjaga stabilitas dan ketertiban dalam negeri dengan tetap berpegang teguh pada Pancasila dan Tribrata. Polri makin leluasa berakselerasi untuk kepentingan negara setelah dipisahkan dari ABRI pascareformasi.

Namun di tengah-tengah upaya Polri memaksimalkan kinerja yang profesional dan membangun citra positif, ada saja oknum-oknum tertentu yang menghembuskan isu-isu negatif terkait Polri dan netralitas Kepolisian dalam menjaga masyarakat, bangsa dan negara. Bahkan sayup-sayup terdengar menempatkan Polri di bawah Kemendagri terdengar, dan upaya membentur-benturkan Polri dengan lembaga lain terus dilakukan.

Kembali melihat kebelakang jauh sebelum negeri ini ada. Nomenklatur Bhayangkara yang disematkan pada Polri, memberikan roh, jiwa dan tubuh pasukan khusus pengawal Mahapatih Gajah Mada di era Kerajaan Maja Pahit pada masa lalu. Lantas, sebagai bangsa yang besar dan menghargai perjalanan bangsanya, seharusnya kita mendukung dan memberikan penghormatan kepada korps Bhayangkara moderen.

Secara lembaga dan institusi korps Bhayangkara dijalankan oleh tiap individu yang ada di dalamnya. Dalam menjalankan institusi tersebut, sebagai manusia, mereka tak luput dari salah dan khilaf. Oleh karena itu, jika mereka ada salah, janganlah digeneralisasi sebagai kesalahan institusi.

Jangan pula kemudian ada wacana yang dicanangkan untuk melakukan kepada institusi elit korps Bhayangkara! Bila perlu, kita kembalikan semangat Bhayangkara untuk melindungi RAKYAT, Bangsa dan Negara kita tercinta!

Selamat HUT Kepolisian Republik Indonesia ke-72 Semoga di usia yang matang ini, Bhayangkara bisa semakin profesional dalam menjalankan tugas dan fungsi!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top