Kereta LRT Cibubur-Cawang, Tiap 3 Menit Sekali Berhenti di Stasiun - strategi.id
Infrastruktur

Kereta LRT Cibubur-Cawang, Tiap 3 Menit Sekali Berhenti di Stasiun

Strategi.id - LRT

Strategi.id – LRT Jabodebek akan menggunakan sistem persinyalan yang canggih saat beroperasi. Nantinya, sistem persinyalan moving block akan diterapkan pada kereta LRT.

Sistem moving block sendiri, dapat membuat headway antar kereta didasarkan pada perhitungan waktu, bukan jarak. Hal inilah yang memungkinkan headway kereta dapat diterapkan bisa lebih cepat.

Mengutip dari laman lrtjabodebek.com, Rabu (3/4/19), secara teknis sinyal moving block merupakan sistem yang memblok zona di masing-masing kereta. Sistem ini akan berdampak pada jarak antar kereta, sehingga memperpendek jarak kereta yang tengah beroperasi.

Baca juga : Cara Pantau Jadwal Kereta MRT Jakarta di Ponsel

Dengan menggunakan moving block, performa perjalanan kereta pun dapat meningkat, dengan perjalanan kereta yang dapat terjadwal dengan baik. Karena sistem ini dapat mengakomodasi periode antar kereta yang relatif singkat.

Penerapan sistem moving block pada LRT Jabodebek akan berdampak pada jarak antar kereta, sehingga memperpendek jarak kereta yang tengah beroperasi.

Sistem ini berpengaruh pada headway atau frekuensi maupun jarak lalu lintas kereta yang ingin dicapai sehingga mempengaruhi kapasitas angkut dengan headway 2-3 menit. Sistem persinyalan moving block akan terhubung dengan sistem sinyal pusat dan sistem sinyal kereta. Sehingga sistem ini dapat lebih unggul dibandingkan dengan sistem fixed block.

Baca juga : KAI Sebut Lonjakan Pembelian Tiket Kereta Lebaran 2019 Belum terjadi

Sistem ini memang cocok digunakan pada kereta dengan lajur khusus seperti LRT, yang dalam pengoperasiannya nanti membutuhkan intensitas yang tinggi.

Terlebih LRT juga akan menggunakan sistem operasi driverless, karena sistem persinyalan moving block sama-sama akan terhubung dengan sistem sinyal pusat dan sistem sinyal kereta. Hal ini mendukung digitalisasi yang dilakukan LRT Jabodebek.

Saat ini di Indonesia yang menggunakan sistem moving block adalah LRT Jabodebek dan MRT Jakarta. Sedangkan sistem fixed block digunakan oleh KRL, LRT Palembang dan LRT Jakpro.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top