Kok Bisa? Dubes Palestina Ikut Hadir di Deklarasi KAMI – strategi.id
Nusantara

Kok Bisa? Dubes Palestina Ikut Hadir di Deklarasi KAMI

Strategi.id - Kok Bisa? Dubes Palestina Ikut Hadir di Deklarasi KAMI

Strategi.id – Hari ini sejumlah tokoh dan aktivis mendeklarasikan terbentuknya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Deklarasi koalisi yang dimotori oleh Din Syamsuddin ini tidak hanya dihadiri tokoh dan aktivis, tapi juga perwakilan dari negara lain. Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun ikut menghadiri acara tersebut.

Dalam foto yang diposting salah satu inisiator KAMI, Adhie M Massardi, Zuhair terlihat datang mengenakan setelan jas berwarna hitam.

Zuhair duduk di samping Sri Edi Swosono dan istri di bawah tenda di lokasi bakal deklarasi. “Dubes Palestina (masker hijau) di sebelah Prof Sri Edi Swasono dan istri, hadiri Deklarasi KAMI..” tulis Adhie melalui akun Twitternya, @AdhieMassardi, Senin (18/8/20).

Selain Dubes Palestina hadir juga Politisi Senior, Amien Rais ikut menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 18 Agustus 2020.

Pembaca Acara Deklarasi, Najamuddin Ramli mengatakan, selain Amien, hadir pula Siti Hediati Heriyadi alias Titiek Soeharto, putri Presiden Kedua RI Soeharto, dan Meutia Hatta, putri Proklamator Kemerdekaan RI M Hatta.

Dalam deklarasi itu, Salah satu tokoh penggagas KAMI Gatot Nurmantyo berbicara mengenai ancaman proxy war yang luar biasa.

“Pada tanggal 10 Maret 2014 saya berkesempatan berdialog dengan civitas akademika Universitas Indonesia, saya antara lain berbicara tentang proxy war yang menjadi ancaman luar biasa kedaulatan suatu bangsa,” kata Gatot di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/08/20).

Dalam proxy war tersebut, kata dia, penguasaan suatu negara tidak harus lagi dengan fisik, namun bisa menggunakan proxy. Maka, terjadi intervensi pemilu dalam pemilihan pejabat, hingga saatnya pejabat tersebut bisa dikendalikan.

“Bahkan bisa menjadi boneka kepentingan lain yang bukan tujuan kepentingan negara,” tegasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top