Kopdar Relawan Kota Pekalongan, Eks Relawan Jokowi Hijrah – strategi.id
Nusantara

Kopdar Relawan Kota Pekalongan, Eks Relawan Jokowi Hijrah

Strategi.id – Relawan pemenangan Prabowo-Sandi Kota Pekalongan menggelar KOPDAR (kopi darat) dalam rangka mempererat tali silaturahim antar relawan Prabowo-Sandi Pekalongan yang sekaligus menyampaikan pernyataan dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden no urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, di kawasan markas FPI Jl. Sumatra No. 17C kota Pekalongan, Sabtu 29 Desember 2018 lalu.

Baca juga : Catatan Kecil Diakhir Tahun Politik Sontoloyo

Hadir dalam kesempatan ini para relawan yang terdiri dari beberapa elemen, Forum Relawan kota Pekalongan, Komunitas Santri Pekalongan dan ormas diantaranya FPI, Prabowo Center, KOMPAK, Gerakan Pemuda Ka’bah, Indonesia Muda, Permak Bodi, pengurus DPC dan caleg Partai Koalisi Adil Makmur, Simpatisan dan relawan PADI, Koppasandi Pekalongan, dll.

Disamping partai pendukung Prabowo Sandi, Gerindra, PAN, PKS, PBB, Demokrat dan Berkarya.

Ketua Indonesia Muda Kota Pekalongan, Zakka Bachir dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi Prabowo-Sandi sudah berjalan selama dua pekan terakhir ini dalam bentuk kegiatan Gerakan Rabu Biru (GRB),” katanya.

Baca Juga : Surat Terbuka Untuk Prabowo

“Ini merupakan ajang silaturahim dan gerakan solidaritas pendukung dan simpatisan Prabowo-Sandi di tengah masyarakat secara halus dan persuasif dengan menggunakan symbol baju warna biru muda dan celana krem setiap hari Rabu,” ungkapnya.

“Dalam kegiatan GRB tidak ada kegiatan orasi, pernyataan dukungan dalam bentuk verbal maupun tulisan.

Hal ini demi menghindari perdebatan yang tidak efektif. GRB ingin menyampaikan pesan bahwa para pendukung Prabowo Sandi pendukung yang berfikiran maju, aktif, update mencintai kedamaian dan keakraban,” jelasnya.

Zakka, pada pilpres 2014 lalu adalah relawan yang mendukung Jokowi, tetapi pada pilpres 2019 ini dirinya mutlak mendukung Prabowo-Sandi.

“Jujur, periode lalu saya adalah relawan pendukung Jokowi,” ujar Caleg PAN Kota Pekalongan.

“Sekarang saya sudah insyaf dan menyadari bahwa tahun 2014 lalu telah salah pilih. Ekonomi semakin terpuruk, impor menggila, listrik dan BBM naik terus, harga-harga mahal, lapangan kerja susah, sehingga rakyat makin susah,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top