Kota Tua Berpeluang Diajukan Lagi Jadi Warisan Dunia - strategi.id
Budaya

Kota Tua Berpeluang Diajukan Lagi Jadi Warisan Dunia

Kota Tua Berpeluang Diajukan Lagi Jadi Warisan Dunia
Kota Tua Berpeluang Diajukan Lagi Jadi Warisan Dunia

Strategi.id – Pemprov DKI Jakarta berencana untuk kembali mengajukan kawasan Kota Tua menjadi warisan dunia versi UNESCO, setelah gagal seleksi pada 2018 lalu. Namun, Pemprov menyebut ingin menguatkan komitmen para pemangku kepentingan terlebih dahulu sebelum benar-benar mengajukan kembali. 

“Oh itu selalu,” kata Plt Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata Pemprov DKI Oswar Muadzin Mungkasa saat ditanya soal rencana kembali mengajukan Kota Tua ke UNESCO sebagai warisan dunia, saat ditemui di Museum Bank Indonesia Jakarta, Jumat (26/4/19).

“Itu gagal kan semua tempat begitu, enggak langsung berhasil,” lanjutnya.

Baca Juga : Grebeg Onje, Ritual Menjelang Ramadan di Purbalingga

Kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta sempat diajukan menjadi warisan dunia versi UNESCO dan menjadi daftar tentatif pada 2016. Bahkan, disebutkan bahwa kawasan yang dulu dikenal dengan Batavia itu adalah yang paling siap dari sejumlah calon lainnya asal Indonesia. 

Sejumlah revitalisasi dan pembaruan kawasan ini pun digenjot untuk menjadi calon tunggal dari Indonesia. Pemprov DKI kala itu menggandeng pihak swasta, Jakarta Old Town Revitalization Corporation (JOTRC).

Namun pada 2018, pihak UNESCO mengumumkan bahwa Kawasan Kota Tua gagal masuk seleksi untuk menjadi warisan dunia. 

ICOMOS, lembaga profesional yang ditunjuk oleh UNESCO untuk melakukan penilaian peninggalan bersejarah dan budaya menilai kawasan ini belum layak bertanding. Ada enam alasan, mulai dianggap kurang unik hingga terancam berbagai faktor dari tata kota. 

Salah satu argumen lain yang diberikan ICOMOS untuk mendepak Kota Tua adalah bahwa kawasan tersebut amat terpengaruh dengan pembangunan Jakarta, seperti reklamasi dan tanggul raksasa yang dianggap akan mengubah nilai historis dan keaslian kawasan ini. 

Baca Juga : Tak Kalah Hebat, Budaya Indonesia juga bisa Mendunia

Oswar menyebut, salah satu evaluasi yang dicatat oleh pihaknya atas kegagalan tersebut adalah karena belum ada komitmen yang kuat dari berbagai pihak yang berkepentingan pada kawasan ini.

“Evaluasi, saya melihat potensi ada, gedung (kuno) banyak, museum banyak, budaya juga banyak. Cuma ya itu tadi, kita harus satukan semuanya,” kata Oswar.

Upaya memadukan yang dimaksud Oswar merupakan bagian rencana besar atau grand design Kota Tua yang disebut sedang digarap oleh Pemprov DKI. Rencana tersebut juga dibuat untuk Pulau Seribu. Kedua kawasan ini masuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top