KPAI: Total 23 Pengaduan Posko PPDB, 21,7% Keberatan Atas Kriteria Usia - strategi.id
Nusantara

KPAI: Total 23 Pengaduan Posko PPDB, 21,7% Keberatan Atas Kriteria Usia

Strategi.id - KPAI: Total 23 Pengaduan Posko PPDB, 21,7% Keberatan Atas Kriteria Usia

Strategi.id – Posko pengaduan PPDB tahun 2020 di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pertanggal 19 Juni 2020, telah menerima total 19 pengaduan Dari 19 pengaduan PPDB tersebut, hanya 1 pengaduan tentang keberatan usia.

Menurut Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti, pada Selasa (23/06/20) posko pengaduan KPAI menerima 4 pengaduan, yang semuanya tentang keberatan kriteria usia dalam PPDB 2020 di DKI Jakarta.

“Dari 4 pengaduan tersebut ada 1 yang keberatan usia anak berkebutuhan khusus (ABK) disamakan dengan anak-anak yang bukan ABK” ungkap Retno dalam pers realease, Selasa (23/06/20).

Retno menjelaskan pengaduan atas keberatan kriteria usia dalam PPDB berasal seluruhnya dari DKI Jakarta.

Menurutnya pengaduan lain terkait masalah teknis, seperti server lemot, verifikasi data pendaftar terlambat, keberatan jalur prestasi di letakan pada jalur terakhir, dan masalah kelebihan dan kekurangan kuota di beberapa sekolah.

“Pengaduan berasal dari 8 provinsi, yaitu wilayah DKI Jakarta; kota Medan dan kab. Padangsidempuan (Sumatera Utara),; Panajam Paser (Kalimantan Timur); Palangkaraya (Kalimantan Tengah); Kota Bekasi, kota Bogor, dan kota Depok (Jawa Barat); Kota Malang dan kab. Sidoarjo (Jawa Timur); kab. Bantul (D.I Yogjakarta);kota Tangerang (Banten)” ujarnya.

Retno menjelaskan seluruh masalah teknis, diselesaikan dengan cara mengontak dinas pendidikan setempat untuk membantu menyelesaikan. Pengadu diberikan nomor pengaduan dinas pendidikan setempat, dan posko pengaduan KPAI juga memberikan informasi kepada pihak Dinas Pendidikan terkait pemgaduan tersebut agar pengadu dapat dibantu penyelesaikan permasalahan teknis tersebut.

“Terkait dengan keberatan kriteria usia dalam PPDB tahun 2020, KPAI sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan sudah mendapatkan penjelasan, bahwa kriteria usia memang sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Dimana ketentuan umur diatur dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019,” ujar Retno.

Retno menjelaskan dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 Pasal 24 tertulis bahwa seleksi jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orangtua calon peserta didik baru kelas 1 SD mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas usia (7-12 tahun) dan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam wilayah zonasi.

“Sedangkan pada Pasal 25 tertulis, calon peserta didik baru kelas 7 SMP dan kelas 10 SMA dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam wilayah zonasi” kata Retno.

Menurutnya jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sama, seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan surat keterangan lahir atau akta kelahiran.

“Artinya, ketentuan kriteria usia yang digunakan ketika daya tampung melampaui jumlah pendaftar adalah merupakan kriteria kedua (bukan utama) setelah zona” ujarnya.

Retno mengatakan ketentuan tersebut memang sudah sesuai dengan Permendikbud No. 44 tahun 2020 tentang PPDB.

“Jadi pemprov DKI Jakarta menerapkan aturan kriteria usia tersebut justru harus diapresiasi karena pemprov. patuh pada aturan yang ditetapkan pemerintah pusat, bukan malah disalahkan,” ungkap Retno.

Retno mengatakan seluruh pengaduan akan dianalisis dan ditindaklanjuti dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) daring antara KPAI dengan Kemdikbud dan Kepala-kepala Dinas Pendidikan yang diadukan ke KPAI.

“Rakornas akan dilaksanakan pada minggu ke-3 Juli 2020, yaitu setelah seluruh data pengawasan maupun pengaduan selesai di analisis sehingga ditemukan benang merah persoalannya untuk perbaikan pelaksanaan PPDB selanjutnya,” ungkapnya.

Retno menambahkan, dalam rakornas tersebut KPAI akan menyampaikan hasil pengawasan dan analisis pengaduan terkait PPDB tahun 2020 untuk kepentingan evaluasi dan perbaikan, serta penyampaian rekomendasi PPDB.

Retno mengatakan, selain menyampaikan hasil pengawasan PPDB, KPAI juga akan memaparkan hasil pengawasan persiapan sekolah menghadapi new normal nantinya.

“Baik penyiapan fisik berupa infrastruktur maupun penyiapan non fisik, seperti menyiapkan modul, jadwal pembelajaran tatap muka dan jarak jauh ketika kelas dibagi dua karena harus jaga jarak, pelatihan bagi para gurunya, menentukan jumlah siswa yang akan masuk nantinya, menyiapkan para gurunya untuk membina siswa memasuki budaya baru di sekolah, dll” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top