KPK Periksa 2 Tersangka Terkait Kasus Suap ke Romahurmuziy - strategi.id
Nusantara

KPK Periksa 2 Tersangka Terkait Kasus Suap ke Romahurmuziy

KPK larang korporasi beri gratifikasi Lebaran

Strategi.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan dua tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk mendalami suap kepada mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

Kedua tersangka tersebut yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

“Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (29/3/19).

Baca juga : Ini Enam Pertolongan Terlarang yang Jadi Pemicu Korupsi

Dalam kasus ini KPK menetapkan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi sebagai tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Romahurmuziy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta terkait seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.

Selain Romahurmuziy KPK juga menetapkan dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin (HRS). Keduanya diduga menyuap Rommy agar mendapatkan jabatan di Kemenag.

KPK menemukan bahwa Rommy tak hanya bermain pada proses jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Jawa Timur. KPK mengaku menerima banyak laporan bahwa Rommy bermain di banyak daerah di Tanah Air. KPK pun berjanji akan mendalami hal tersebut.

Baca juga : Mahfud Md Ajak KPK Buat Forum Milenial Antikorupsi

Dalam memainkan pengisian jabatan di Kemenag, Romi dibantu pihak internal Kemenag. KPK pun sudah mengantongi nama oknum tersebut. Hanya saja lembaga antirasuah masih menutup rapat siapa oknum tersebut.

KPK juga sudah menggeledah beberapa ruangan di Kemenag. Salah satunya ruangan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. KPK menemukan uang Rp 180 juta dan USD 30 ribu saat menggeledah ruang kerja Lukman yang merupakan kader di partai yang dipimpin Rommy.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top