Kriteria Ayah Modern itu Seperti Apa Sih? – strategi.id
Nusantara

Kriteria Ayah Modern itu Seperti Apa Sih?

Strategi.id - Kriteria Ayah Modern itu Seperti Apa Sih?

Strategi.id – Peran ayah dalam pola asuh anak di era masa kini memang berbeda. Mereka tak cuma menjadi panutan bagi buah hatinya, tapi juga cekatan dalam mengurus anak. Para ayah yang memiliki berbagai keterampilan tersebut layak mendapat julukan ‘ ayah modern‘.

Demikian menurut sebuah survei yang dilakukan oleh produk pembersih wajah pria di Jerman. Terungkap bahwa ayah yang “kekinian” mengetahui banyak topik dan informasi, termasuk media sosial dan lirik lagu-lagu hits.

Para ayah tersebut juga harus memiliki kemampuan yang dimiliki oleh ayah ‘tradisional’ seperti memperbaiki sepeda dan mengupdate komputer. Keterampilan lain yang harus dimiliki adalah memberi makan bayi, mengantar sekolah dan mengetahui cara mengepang rambut gadis kecilnya.

Baca juga : Jokowi Mandikan Asisten Ajudan Saat Siraman “Seperti Ayah dan Anak”

Keterampilan tertinggi yang harus dimiliki, menurut survei, adalah mampu memasak makan malam, tahu cara merakit furnitur – seperti rak, meja, kursi – dan menyediakan pendidikan yang baik untuk anaknya.

Ayah modern juga tak sungkan mengobrol akrab dengan anaknya, semudah mereka mengatur konsol game terbaru. “Menjadi seorang ayah di zaman ini menuntut lelaki agar dapat mengatasi segela macam pekerjaan dan tantangan,” papar Zbyszek Kalenik, selaku pemimpin riset.

Bahkan, pekerjaan yang biasa dilakukan seorang ibu juga harus bisa dilakukan oleh seorang ayah.

Seperempat ayah dalam survei juga setuju jika tuntunan menjadi ayah di masa kini lebih berat. Dari 1.200 ayah yang berpartisipasi dalam riset ini, delapan dari 10 setuju bahwa “ayah modern” harus memahami keterampilan yang jauh lebih signifikan. Bahkan, sebagain besar keterampilan tersebut berbasis teknologi.

Baca Juga : Sejarah Hari Ayah ternyata Berawal dari Hari Ibu

Dua per tiga ayah dalam riset juga mengatakan biaya hidup, mainan, dan hobi adalah hal yang menambah tekanan.
Sementara itu, lebih dari separuh ayah percaya tuntutan masyarakat agar para ayah hadir dan terlibat dalam pengasuhan anak-anak telah meningkat.

Di sisi lain, sebesar 57 persen perserta riset mengatakan jika semua tekanan tersebut telah membuat mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk anak-anaknya. Namun, hanya seperlima dari ayah dalam survei yang percaya diri bahwa mereka masuk kategori ayah “keren”.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top