Laporan GNR Ke Bawaslu Soal Anis , Apa Kata Kemendagri – strategi.id
Nusantara

Laporan GNR Ke Bawaslu Soal Anis , Apa Kata Kemendagri

Strategi.id- Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bawaslu RI.

Anies diduga berkampanye pada hari kerja saat hadir dalam Konferensi Nasional Gerindra di Internasional Convention Center (SICC), Sentul City, Bogor Jawa Barat

Pose dua jari Anies Baswedan di acara Gerindra berbuntut panjang.

Baca Juga : Upaya Melaporkan Anis Ke Bawaslu Tindakan Lebay

Gubernur DKI Jakarta itu dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait kehadirannya di Konferensi Nasional Gerindra di Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/18) telah melanggar pasal 281 UU No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum

Anies, kata Agung Presidium GNR, seharusnya berada di kantor pada hari Senin kemarin, bukannya menghadiri acara yang bukan berada di Provinsi DKI Jakarta.

“Sebagai pejabat publik hari Senin itu kan dia harus ada di kantor,” ujarnya di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat,Selasa (18/12/18).

Pose dua jari yang diacungkan Anies juga dinilai sebagai bentuk kampanye mendukung paslon nomor urut 02.

Agung menganggap Anies sebagai kepala daerah telah memberi contoh buruk dengan tidak mematuhi perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga : Gatot Nurmantyo untuk Rakyat Menyatakan Dukungannya Untuk Jokowi- Ma’ruf

“Ini adalah preseden Buruk dari kepala daerah preseden Buruk bagi pejabat publik bahwa ini tidak boleh diulangi lagi,” jelasnya.

Agung mengaku membawa beberapa barang bukti untuk diajukan ke Bawaslu. Di antaranya beberapa video dan rilis dari beberapa media.

Agung mahfum jika nantinya tidak akan ada sanksi yang dikenakan dari Pasal 281 tersebut. Dia hanya ingin meminta Bawaslu mengingatkan Anies termasuk juga pejabat publik lainnya.

“Kami hanya menegur saja. Hanya mengingatkan kepada Bawaslu bahwa indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh pejabat publik,” jelasnya.

Anies didalam acara Konfernas Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat itu turut mendoakan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa meraih kemenangan di Pilpres 2019 seperti yang ia raih saat pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

“Insyaallah apa yang terjadi di Jakarta akan berulang di level nasional. Jangan lupa, kerja tuntas kerja ikhlas,” kata Anies saat berpidato di acara tersebut.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan Anies Baswedan telah mengajukan izin untuk menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra. Tak masalah bila Anies hadir di acara itu. Namun Anies melakukan kesalahan menurut Kemendagri.

“Anies sudah mengajukan izin untuk memenuhi undangan Gerindra, dalam kapasitas sebagai Gubernur DKI,” kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono (Soni), kepada wartawan, Selasa (18/12/2018).

“Kehadirannya tidak dalam posisi untuk kampanye sehingga tidak perlu cuti,” kata Soni.

Namun kedua tangan Anies kemudian mengacungkan gestur dua jari, tanda kampanye pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Di situlah letak kesalahan Anies.

“Dalam hal ini, kesalahan lebih pada mengacungkan dua jari tanda kampanye Prabowo-Sandi. Seharusnya diam,” kata Soni.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top